Mulailah mengetik pada pencarian di atas dan tekan tombol kaca pembesar untuk mencari.

#RunForYourLife, Simulasi Evakuasi Mandiri Bencana Tsunami dengan Konsep Fun

Dilihat 971 kali
#RunForYourLife, Simulasi Evakuasi Mandiri Bencana Tsunami dengan Konsep Fun

Foto : Peserta mulai berlari sesaat setelah bendera start dikibarkan dalam ajang #RunForYourLife di pelataran Masjid Al-Alam, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (13/10). (Komunikasi Kebencanaan/Danung Arifin)


KOTA KENDARI - “Lari, Simulasi, Selamat tapi Fun!”, kira-kira itu pesan kunci yang diserukan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto S.Sos., M.M., kepada para peserta #RunForYourLife yang digagas dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat serta membangun budaya kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana tsunami di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Pesertanya dari berbagai kalangan di atas 18 tahun mulai dari unsur pemerintah, dunia usaha, akademisi dan tentunya masyarakat Kota Kendari. Kepala BNPB pun turut menjadi peserta dalam ajang yang diinisiasi sebagai side event Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Tahun 2023 itu.

Dari pelataran Masjid Al-Alam Kota Kendari, Jumat (13/10), ratusan pasang kaki mengambil posisi start dan bersiap menggilas track sejauh lima kilometer menuju titik finish di halaman Balai Kota Kendari. Pelataran Masjid Al-Alam dipilih sebagai titik awal pacu mengingat lokasi itu memang menjadi arena olahraga kebanggaan masyarakat sekaligus sebagai salah satu ikon wisata religi Kota Kendari.

Tepat pukul 06.25 WITA, bendera race diangkat naik ke atas, penanda simulasi evakuasi mandiri tsunami yang dibalut dengan konsep menyenangkan itu dimulai. Pengibarnya Anggota Komisi VIII DPR RI, Ina Ammania yang disaksikan Kepala BNPB, Sekretaris Daerah Provinsi Sultra berikut jajarannya dan pejabat teras BNPB.

Setelah dilepas, para pesera fun run ini segera bergegas mengambil langkah seribu, namun bukan untuk berkompetisi. Tidak ada pemenang di sini, karena memang tujuannya adalah lari untuk evakuasi mandiri menuju titik assembly point. Meski begitu panitia tetap memberikan doorprize utama bagi 10 peserta laki-laki dan 10 peserta perempuan yang dapat menyentuh garis finish paling cepat!.


Abdul Muhari, Ph.D. 

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB

BAGIKAN



Admin Humas

Penulis