Mulailah mengetik pada pencarian di atas dan tekan tombol kaca pembesar untuk mencari.

Jubir Covid-19: Self Isolated Tidak Sulit, Namun Butuh Komitmen Kuat

-

Dilihat 132 kali
BAGIKAN
Jubir Covid-19: Self Isolated Tidak Sulit, Namun Butuh Komitmen Kuat

Foto : Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yuri (kiri) didampingi Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Agus Wibowo memberikan keterangan pers terkait perkembangan penanganan Covid-19 di Kantor BNPB, Jakarta, Selasa (17/3) (Humas BNPB)



JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Wabah Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan bahwa isolasi diri atau karantina di rumah sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona tidaklah sulit dilakukan namun membutuhkan komitmen yang kuat baik dari pasien maupun anggota keluarganya. Hal itu dikatakan Yuri saat memberikan keterangan pers tentang Penanganan Covid-19 di Jakarta, Selasa (17/3).

"Ketentuan tentang self isolated di rumah, karantina rumah sudah kita berikan dan disosialisasikan kepada masyarakat sehingga mereka tidak perlu khawatir bahwa harus merasa dirawat di rumah sakit. Karena isolasi rumah ini bukan sesuatu yang sulit, sesuatu yang sederhana namun membutuhkan komitmen yang kuat, bukan hanya dari pasien tapi juga keluarganya," terang Yuri.

Sebagaimana yang telah disosialisasikan melalui berbagai kesempatan sebelumnya, ketentuan yang harus dijaga dalam melaksanakan isolasi rumah ialah harus menggunakan masker, menjaga jarak atau social distance dengan seluruh anggota keluarga, tidak menggunakan alat makan dan minum bersama, istirahat yang cukup, asupan gizi cukup dan menjaga untuk tidak kontak dekat tanpa perlindungan dengan anggota keluarga serta dianjurkan untuk istirahat di ruang terpisah.

Menyinggung mengenai perkembangan tentang kasus covid-19, Yuri menjelaskan bahwa ada penambahan pasien yang dinyatakan positif covid-19 berdasarkan uji spesimen dari Badan Litbang Kesehatan sebanyak 20 orang dan dari Universitas Airlangga sebanyak 6 orang, sehingga total hingga hari ini Selasa (17/3) mencapai 172 pasien positif corona. Dalam hal ini penambahan paling banyak terdapat di DKI Jakarta disusul Jawa Tengah kemudian Jawa Timur dan Kepulauan Riau.

Dari keseluruhan data tersebut, Yuri mengatakan bahwa pasien yang meninggal dunia ada 5 orang dan kabar baiknya pasien yang dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang ke rumah bertambah menjadi 9 orang.

Selain itu, hingga sejauh ini kondisi 172 pasien yang dirawat secara intensif di Rumah Sakit secara umum membaik dan masih ada beberapa orang yang dalam pemeriksaan kedua dinyatakan negatif, akan tetapi mereka masih perlu menjalani pemeriksaan interval kedua hingga kemudian dapat dinyatakan sembuh dan dapat dipulangkan apabila hasilnya baik.

Dalam rangka penanganan pandemi covid-19 ini, koordinasi pusat dan daerah terjalin dengan baik, mulai dari kesiapan infrastruktur medis, tenaga medis dan komunikasi serta penanganan pasien dan masyarakat. Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, sebanyak 109 RS milik TNI, 53 Rumah Sakit milik Polri, 65 Rumah Sakit milik BUMN dan beberapa Rumah Sakit swasta di pusat maupun daerah telah siap melakukan perawatan terhadap pasien penderita covid-19.



Penulis: Danung Arifin

Editor: Agus Wibowo