Mulailah mengetik pada pencarian di atas dan tekan tombol kaca pembesar untuk mencari.

BNPB-BPBD Gelar Rakor Monev Fasilitasi Penguatan Ketangguhan Masyarakat

Dilihat 643 kali
BNPB-BPBD Gelar Rakor Monev Fasilitasi Penguatan Ketangguhan Masyarakat

Foto : Kegiatan Rapat Koordinasi Awal Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Fasilitasi Penguatan Ketangguhan Masyarakat Wilayah 1, 2 dan 3 mulai 20 - 24 Februari 2024 Februari 2024 di Kota Tangerang, Provinsi Banten. (Kedeputian Bidang Pencegahan/Tasril Mulyadi)

KOTA TANGERANG – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Direktorat Kesiapsiagaan bersama dengan perwakilan 17 BPBD Provinsi dan 30 BPBD Kabupaten/Kota penerima program Indonesia Disaster Resilience Initiatives Project (IDRIP) melakukan kegiatan Rapat Koordinasi Awal Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Fasilitasi Penguatan Ketangguhan Masyarakat Wilayah 1, 2 dan 3 mulai 20 - 24 Februari 2024 Februari 2024 di Kota Tangerang, Provinsi Banten.

Deputi Bidang Pencegahan BNPB sekaligus Project Management Unit (PMU) Komponen 1 Prasinta Dewi mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi dari 7 (tujuh) Project Implementation Unit (PIU).

“IDRIP sendiri bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana, khususnya gempa bumi dan tsunami. Kesiapsiagaan ini tidak hanya diperkuat di tingkat pusat tetapi juga pemerintah daerah terpilih. Proyek ini akan memperkuat kapasitas sehingga resiliensi berkelanjutan di tengah masyarakat dapat terwujud’’, jelas Prasinta.

Kegiatan PIU ini dilakukan guna meningkatkan tata kelola risiko dan kesiapsiagaan bencana, penguatan kapasitas Pemerintah Indonesia di tingkat nasional dan daerah serta masyarakat yang lebih siap dalam menghadapi dan merespon ancaman bencana alam di masa depan. 

Selanjutnya pemetaan dan modelling risiko bencana, kajian teknis dan piloting studi, sistem manajemen informasi yang terintegrasi, sistem design untuk platform Multi-Hazard Early Warning System, data centre dan jaringan komunikasi, renovasi dan pengadaan peralatan untuk pusat operasi tanggap darurat, peningkatan kapasitas dan pelatihan serta program kesiapsiagaan bencana berbasis masyarakat.

Direktur Kesiapsiagaan BNPB Pangarso Suryotomo menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini sekaligus menjadi sarana koordinasi pelaksanaan kegiatan IDRIP yang sedang dilaksanakan di masing-masing daerah dan pengkayaan informasi berbagai kegiatan IDRIP yang dilakukan oleh BNPB. 

“Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan koordinasi awal berbagai kegiatan fasilitasi penguatan ketangguhan masyarakat yang akan dilaksanakan pada tahun 2024 sekaligus saling berbagi kesuksesan dalam pelaksanaan kegiatan IDRIP”, tutur Pangarso.

Selain itu, agenda lainnya adalah penyampaian informasi berbagai kegiatan IDRIP yang dilaksanakan oleh narasumber direktorat di lingkungan BNPB, pemutakhiran progres dan tantangan pelaksanaan Destana Program IDRIP serta pembahasan Rencana Monitoring dan Pendampingan Destana yang terbagi menjadi 3 (tiga) kelas dengan masing-masing kelas terdiri dari Tim Monev, Tim RMC, Perwakilan BNPB, BPBD Provinsi/Kab/Kota).



Abdul Muhari, Ph.D.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB

Penulis

Admin


BAGIKAN