WATER MANAGEMENT UNTUK PENANGGULANGAN BENCANA ASAP RIAU

Pekanbaru (6/3)_ Kepala BNPB mengagas Water Management untuk penanggulangan bencana asap di Riau. Hal ini disampaikan Kepala BNPB bersama Wakil Gubernur Riau, Kapolda, Danlanud dan Danrem saat melakukan konferensi pers di Media Center - Posko Satgas Penanggulangan Bencana Asap Riau, di PangkalanTNI AU Roesmin Nurjadin, Riau (6/3). 

Water Management yang dimaksud adalah pembangunan embung sebagai sumber air utk pemadaman api. Sehingga mempermudah helikopter untuk melakukan water bombing. "Dalam waktu dekat ini,pertemuan dengan kepala desa dan lurah akan dilakukan untuk mewujudkan hal ini"ucap DR.Syamsul Maarif,M.Si selaku Kepala BNPB. "TNI dan Polri akan ditempatkan di titik-titik tertentu untuk mempersempit gerakan pembakar hutan dan mencegah terjadinya kebakaran lahan dan hutan" tambahnya. 


Kedepannya, perusahaan yang memiliki lahan akan diwajibkan mempunyai ketersediaan air dalam bentuk embung untuk pemadaman api. Metode water management,jika berhasil akan dijadikan model untuk pemadaman karhutla di tempat lain. "Hal ini harus dibantu dalam pembentukan perdanya, sebagai rangkaian dari kesiapsiagaan" ungkap Kepala BNPB. 


Akhir Mei,rencananya BNPB akan menyewa pesawat Be200 dari Rusia, untuk melakukan pemadaman, jika perkiraan puncak kebakaran hutan dan lahan terjadi di bulan Juni.

Related posts