Update Penanganan Banjir Bandang di Garut

GARUT - Penanganan darurat banjir bandang di Kab. Garut yang terjadi pada Selasa (9-12-2014) pukul 13.30 Wib masih dilakukan hingga saat ini. Banjir bandang akibat hujan deras selama 2 jam telah menyebabkan Sungai Cibarengkok meluap. Akibatnya 10 kampung terendam banjir, yaitu 5 kampung di Desa Mekarjaya Kec Cikajang, dan 5 desa di Desa Tanjungjaya Kec Banjarwangi, Kab Garut, Provinsi Jawa Barat.   Tidak ada korban jiwa dari bencana tersebut. Berdasarkan laporan BPBD Kab. Garut, tercatat 1.179 jiwa terdampak banjir. Kerugian material akibat banjir bandang di Kec Cikajang adalah 6 rumah hanyut, 49 rumah rusak berat dan  119 rumah rusak ringan. Beberapa bangunan yang terendam antara lain 280 unit rumah dan 9 masjid. Sedangkan di Kec Banjarwangi ada 988 jiwa terdampak, 5 rumah rusak berat, 5 rumah rusak sedang dan 290 rumah terendam banjir.   Saat ini banjir telah surut. 30 jiwa (6 KK) yang rumahnya hanyut mengungsi ke balai desa dan menumpang ke rumah tetangga.   BPBD Garut bersama TNI, Polri, dan SKPD lain sudah berada di lokasi kejadian. BPBD telah memberikan bantuan logistik berupa makanan siap saji, selimut dan tikar. Saat ini masih dilakukan pembersihan lingkungan oleh aparat. Kebutuhan mendesak adalah seragam anak sekolah dan makanan.   Sementara itu di penanganan longsor di Desa Karangtengah, Kec Wanayasa, Kab Banjarnegara, Jawa Tengah masih juga dilakukan. Sebanyak 139 jiwa (41 KK) mengungsi di 4 titik pengungsian. Longsor terjadi pada Sabtu (6-12-2014) pukul 03.00 Wib. 444 jiwa (120 KK) terisolir akibat jalan utama longsor di 3 titik. Ada 36 KK yang rumahnya terancam longsor. 5 unit rumah telah dibongkar oleh mayarakat. BPBD Kab Banjarngera dan BPBD Jawa Tengah telah memberikan bantuan kepada korban. Warga kerja bakti membuat jalan darurat dan membersihkan material longsoran. Tipe longsoran di lokasi ini adalah merayap.   Sutopo Purwo Nugroho Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB

Related posts