TITIK PANAS MASIH TERSISA DI KABUPATEN ROKAN HILIR

Pekanbaru (1/7) - Penanganan kebakaran asap di Provinsi Riau menunjukkan perkembangan seperti terpantau dari citra satelit NOAA 18. Citra satelit ini menunjukkan bahwa 1 hotspot yang tersebar di Kabupaten Rokan Hilir. Sementara itu, BMKG melaporkan bahwa titik panas (hotspot) masih terdapat di 4 titik per tanggal 1 Juli 2013, pukul 08.00 WIB. 4 Titik tersebut tersebar di 2 titik di Kabupaten Siak, 1 titik di Kabupaten Rohul dan 1 titik di Rohil. 


Operasi pemadaman melibatkan beberapa satuan tugas (satgas), terdiri atas satgas udara, satgas darat, satgas penegakan hukum, dan satgas sosialisasi. Khusus pemadaman asap dilakukan melalui dengan beberapa cara, seperti modifikasi cuaca, water bombing, dan pemadaman darat. Satgas udara melakukan operasi modifikasi cuaca yang tergabung dalam tim modifikasi cuaca (TMC) dengan menggunakan pesawat hercules dan cassa untuk pemadaman di Bengkalis, Dumai, Siak dan Kampar (30/6). Pada hari yang sama water bombing juga dilakukan dari helicopter Sinar Mas di Siak dan dua heli jenis Bolco mengebom 44 kali Dumai. 


Hasil operasi pemadaman terpantau dengan indikator seperti penurunan jumlah hotspot, penurunan indeks kualitas udara yang baik, jarak pandang atau visibility makin jauh serta kejadian hujan. Pusat Pengelolaan Ekoregional (PPE) dan Badan Lingkungan Hidup (BLH) melaporkan kualitas udara yang sudah baik di Provinsi Riau per 30 Juni 2013, sedangkan visibility dilaporkan di Pekanbaru 4 km, Dumai 7 km, Pelalawan 4 km, dan Rengat 5 km. 


Upaya pemadaman asap tidak hanya dilakukan melalui udara, tetapi juga pemadaman darat. Pos Komando Satuan Tugas (Posko Satgas) Penanggulangan Kebakaran Asap Provinsi Riau juga mengerahkan Satgas PRCPB 1.500 personil TNI dan 300 Polri. Kegiatan satgas ini diprioritaskan pada wilayah yang masih memiliki titik api maupun asap seperti Kota Dumai, Kabupaten Rohil, dan Kabupaten Bengkalis. Di samping itu, pihak kepolisian melakukan investigasi serta penegakan hukum terkait dengan pelaku pembakaran lahan dan hutan.  


Komandan Posko Satgas, Brigjen Teguh Rahardjo, menyebutkan bahwa kegiatan hari ini (1/7) terus melakukan water bombing di Tanjung Palas dan Teluk Makmur di Kabupaten Dumai dan Siak. Penanganan kebakaran asap ini dilakukan oleh Satuan Tugas yang terdiri atas BNPB yang dibantu kementerian/lembaga, TNI, Polri dan pemerintah daerah. 


Satgas penanggulangan asap hari ini (1/7) mengupayakan untuk memadamkan hotspot di Rohil dengan mengerahkan TMC Hercules 1 sorti dan Cassa 2 sorti. Sementara water bombing di Siak dan Dumai dengan menggunakan 2 helikopter jenis Bolco, 1 helikopter dari RAPP, dan 1 SM. 


Related posts