Tim Dokter Indonesia Terima 10 Pasien Pertama di RS. Kuntipur

Katmandu (3/5) Tim dokter Indonesia yang dipimpin oleh dr.Kuntadi menerima 10 pasien pertama setelah resmi mendapat mandat untuk sementara diperbantukan di RS.Kuntipur oleh Pemerintah Nepal sebelum rumah sakit mandiri didirikan. 10 Dokter yang terdiri dari ahli  anastesi, ortopedi, umum dan perawat tersebut langsung diterima oleh pihak rumah sakit di Kantipur, Kathmandu, Nepal. Tim Dokter bantuan dari Indonesia tiba di Nepal pada Sabtu 2 Mei 2015 dinihari waktu setempat.   “Kami menerima 10 pasien hari ini terdiri dari 8 dewasa yaitu 4 laki-laki 4 wanita dan 1 anak-anak laki-laki usia 4,5 tahun dan 1 orang pasien untuk  operasi sendi siku “  ujar dr. Kuntadi setelah selesai mengoperasi pasien. Ia menambahkan bahwa ada 1 pasien lagi yang rencananya dioperasi hari ini tetapi dibatalkan karena sudah malam dan operasi pergelangan mata kaki tersebut akan dilaksanakan besok jam 8 pagi.   Selain tim dokter yang akan ditempatkan di rumah sakit setempat ada juga tim lain yang akan ditugaskan untuk melakukan koordinasi lanjutan dengan pemerintah Nepal dan PBB serta tim logistik untuk pendirian tenda  yang saat ini sudah mendirikan tenda untuk sekolah darurat di sekolah Asha Vidayshram di Blaju, Katmandu, Nepal.   Berdasarkan data Pemerintah Nepal, korban meninggal per 2 Mei 2015 berjumlah 6.204 jiwa, sementara itu 13.923 jiwa mengalami luka-luka.  Jumlah korban meninggal tertinggi tercatat di wilayah Sindhupalchowk, Kathmandu dan Nuwakot. Bantuan negara-negara sahabat pun masih mengalir ke Nepal, termasuk Indonesia.

Related posts