SUNGAI MASIH AMAN MESKI HUJAN DERAS GUYUR JAKARTA

JAKARTA (2/12). Adanya tekanan rendah di sekitar Singapura dan Samudera Hindia telah menyebabkan konvergensi di sekitar Lampung hingga ke Selat Karimata sehingga hujan merata terjadi di wilayah tersebut. Berdasarkan pantauan satelit MTSat terlihat adanya kumpulan satu sel awan di wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat bagian barat hingga Selatan. Kondisi ini menyebabkan Jakarta hujan deras dan menimbulkan genangan di beberapa tempat, seperti di Jakarta Barat, yaitu  Jl. Raya Srengseng (10-15 cm); Jl. Arjuna Utara Jakbar (60 cm), Jl. Wijaya Kusuma (30 cm) dan Jl. Jelambar Baru (30-50 cm). Kemacetan terjadi di beberapa tempat. 

Kondisi tinggi muka air sungai di Jakarta masih aman. Kondisi sungai masih normal atau Siaga 4. Pantauan tinggi muka air sungai pada Senin (02-12-2013) Pkl.18.00 WIB adalah:

Katulampa 40 cm/M (siaga 4); 

Pesanggrahan 65 cm/M (siaga 4); 

Angke Hulu 50 cm/M (siaga 4); 

Cipinang Hulu 90 cm/M (siaga 4); 

Sunter Hulu 50 cm/M (siaga 4); 

Pulogadung 365 cm/H (siaga 4); 

Depok 80 cm/M (siaga 4); 

Manggarai 670 cm/G (siaga 4); 

Karet 370 cm/G (siaga 4); 

Waduk Pluit -195 cm/H (siaga 4); 

Pasar Ikan 150 cm/H (siaga 4); 

Krukut Hulu 40 cm/M (siaga 4) 

(Keterangan: M-Mendung, H-Hujan, G-Gerimis)


Pusdalops BPBD DKI Jakarta masih melakukan pemantauan titik-titik genangan akibat hujan. Masyarakat selalu dihimbau meningkatkan kesiapsiagaan. Hujan selama Desember akan terus meningkat. Puncak hujan di wilayah Jakarta diperkirakan terjadi pada Januari hingga Februari 2014. 


Sutopo Purwo Nugroho

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB

Related posts