SRC Wilayah Timur Tingkatkan Kapasitas Penanggulangan Bencana

KOTA BATU – Kapasitas mumpuni pada tanggap darurat menjadi salah satu bagian yang dimiliki Satuan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (SRC PB). Kapasitas tersebut diperoleh melalui Pelatihan SRC PB yang diselenggarakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Pada konteks tersebut, BNPB secara rutin menyelenggarakan pelatihan personel yang tergabung dalam SRC PB Wilayah Timur. Komandan SRC PB Wilayah Timur Kol. Inf. Yana Susana mengatakan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas tim yang sudah terdaftar sebagai SRC PB Wilayah Timur. “Apabila terjadi bencana di wilayah Indonesia bagian Timur, Jawa Tenggah hingga Papua, tim akan langsung diberangkatkan untuk tanggap darurat,” jelas Yana pada pembukaan Latihan Pengembangan Kapasitas Gabungan Satuan SRC PB Wilayah Timur di Kota Batu, Malang, Jawa Timur pada Selasa (18/10). Di samping itu, "Pelatihan ini untuk meningkatkan kewaspadaan menghadap potensi bahaya," tambah Yana yang juga menjabat Aster Kasdivif 2 Kostrad. SRC PB merupakan stand by force yang dapat diterjunkan kapan pun di bawah komando BNPB. Kehadiran SRC PB diharapkan dapat membantu pemerintah daerah sebagai upaya awal penanganan darurat, seperti manajemen pos komando, kaji cepat, media dan informasi, peralatan dan logistik. BNPB menyelenggarakan latihan SRC PB Wilayah Timur pada 18 - 21 Oktober 2016 di Kota Batu, Jawa Timur. Sebanyak 140 personel mengikuti latihan gabungan ini, seperti TNI, Polri, BNPP, Dinas Kominfo, Dinas Sosial, PMI, Dinas PU, Tagana, BMKG, dan Dinas Kesehatan.

Related posts