SMA BERSAMA BERASTAGI HIBUR ANAK PENGUNGSI MAKAMEHULI

Kaban Jahe (16/2). Siswa dan Siswi SMA Bersama Berastagi yang berjumlah 14 orang hadir ditengah 116 anak-anak Pengungsi Desa Gong Pinto di Pos Pengungsian Makamehuli, mereka mengadakan berbagai lomba seperti tarik tambang, bernyanyi, menari dan membersihkan sampah dilingkungan tenda pengungsi sekitar mereka, dalam lomba itu anak diberikan hadiah berupa paket makanan ringan. Untuk melaksanakan kegiatan ini, para siswa mengumpulkan dana secara swadaya dan menyisihkan dari uang saku mereka serta sumbangan dari teman-teman di SMA/SMK Bersama Berastagi.

Tujuan mereka hadir adalah untuk menghibur sehingga anak-anak pengungsi dapat melupakan sejenak kondisi di Posko Pengungsian Meka Mehuli. Terlihat keceriaan anak-anak saat bermain bersama dengan tertib. Sejenak kesedihan mereka sirna dari wajah anak-anak pengungsi, mereka berteriak, berlari-lari seolah-olah tidak sedang mengungsi. Inilah suasana yang mereka rindukan setelah 4  bulan lebih berada Posko Meka Mehuli yang merupakan warga desa Gung Pinto berjumlah 173 KK / 650 jiwa yang akan dikembalikan dalam waktu dekat sesuai rekomendasi PVMBG.

Bentuk kepedulian siswa SMA Bersama Brastagi yang telah meluangkan waktu dari rutinitas proses belajar di sekolah dan masih menyempatkan diri untuk berbagi bersama dan meringankan beban anak-anak pengungsi Desa Gong Pinto, semoga dapat menginspirasi untuk mempererat persatuan anak bangsa menuju Indonesia Tangguh. Laporan tinjauan tim Media Center Satgas Nasional PB Sinabung. (Slamry)

Related posts