Simulasi Evakuasi di Padang mendukung Hari Kesiapsiagaan Nasional

PADANG - Menumbuhkan budaya sadar bencana dari pengetahuan menjadi sikap atau budaya membutuhkan usaha beerkesinambungan dan kerjasama berbagai pihak. Sosialisasi dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Nasional, pada 26 April. BNPB bersama BPBD Provinsi Sumatera Barat dan BPBD Kota Padang mengadakan Fun Run pada 22 April 2017 di Padang. 

Rute yang ditempuh peserta 3,1 Km. Start dari Tugu Merpati Perdamaian melalui Jalan Samudera - Olo Ladang - Jalan Ahmad Yani belok kiri ke Jalan Sudirman dan Finish di Escape Building Kantor Gubernur Sumatera Barat. 

Skenario simulasi yang akan digeladikan pada 26 April 2017 adalah terjadinya gempabumi M8,8 dan tsunami. Secara bersamaan sirine, tanda peringatan bahaya tsunami akan dibunyikan. Masyarakat secara bersamaan lari menyelamatkan diri ke shelter atau gedung-gedung tinggi. Tujuan simulasi ini untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, cek aktivasi sirine atau tanda peringatan dini lainnya, latihan evakuasi mandiri, dan uji shelter/tempat evakuasi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Kota Padang, Edi Hasymi menjelaskan, simulasi bencana dalam rangka peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional di Kota Padang ditargetkan akan diikuti oleh 100 ribu orang, yang terdiri dari pelajar, mahasiswa dan warga Kota Padang pada 26 April nanti. "Hari ini, hanya sosialisasinya saja dengan Fun Run yang didukung oleh BNPB. Sehingga nantinya masyarakat tidak kaget dengan bunyi sirine pada 26 April nanti" katanya. 

Ada 74 lokasi pengungsian (shelter) di zona merah terdampak tsunami di Kota Padang, Sumatera Barat.
Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah, mengatakan akan menggagas sekolah shelter yang akan menjadi prototype untuk kesiapsiagaan Padang dan masih menunggu dukungan dari Mendiknas. "Bangunan di Padang harus sesuai standar kemananan gempabumi, maka saya sudah menugaskan Kepala BPBD Kota Padang untuk mengecek kelayakan bangunan" ucapnya. 

Fun Run dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Iwan Prayitno. Pada sambutannya mengatakan kita harus waspada dan berharap simulasi bencana ini menjadi sebuah cara untuk menyadarkan diri kita semua bahwa tinggal di daerah rawan bencana. "Diharapkan dengan simulasi ini kita akan lebih siap lagi untuk menghadapi bencana", kata Gubernur. 

Rangkaian kegiatan peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional di Padang antara lain Fun Run (22 April), Pawai Kesiapsiagaan (25 April), dan aktivasi sirine atau tanda peringatan dini lainnya, latihan evakuasi mandiri, dan uji shelter/tempat evakuasi (26 April) yang akan dilakukan serentak di Sumatera Barat. 

Related posts