Sekolah Aman Bencana Mulai Sasar SMP Klaten

Klaten – Setelah menyasar Sekolah Menengah Atas (SMA), program Sekolah Aman Bencana di Klaten Tahun ini mulai menyasar kepada Sekolah Menengah Pertama (SMP). Target selama tahun 2016, BPBD Klaten akan menggelar berbagai sekolah aman untuk 15 SMP di Klaten yang rawan bencana. Melalui program ini diharapkan pemahaman sejak dini kepada siswa sekolah terhadap bencana akan menjadikan Klaten menjadi daerah yang tangguh bencana.

Kasie Kesiapsiagaan BPBD Klaten, Nur Tjahyono, mengatakan bahwa pihaknya akan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Klaten dengan mengumpulkan 15 perwakilan Sekolah Menengah Pertama dari berbagai kecamatan di Klaten untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya sekolah aman di Klaten. “Pemilihan sekolah aman yang menjadi prioritas, berdasarkan kerentanan terhadap potensi bencana gempabumi, letusan gunungapi, banjir, tanah longsor, dan angin kencang yang mengancam Klaten. Adapun untuk jadwal kegiatan, kita akan serahkan ke masing-masing. Kegiatan sekolah aman bencana ini, mengacu pada Peraturan Kepala BNPB No. 4/2012 tentang Pedoman Penerapan Sekolah/Madrasah Aman dari Bencana yang harus terpenuhi beberapa indicator, diantaranya adanya rencana kontijensi, pemahaman akan risiko bencana dan adanya upaya pengurangan risiko bencana dan yang terpenting juga adalah bangunan yang aman bencana”, ucapnya.

Sementara menurut Muslihanto Guru SMPN 1 Klaten, pihaknya sangat mendukung adanya program sekolah aman bencana untuk tingkat SMP. Diharapkan, para siswa dapat memahami bahwa diwilayahnya merupakan daerah rawan bencana, sehingga terbangun kesadaran sejak dini. Pihaknya juga mengusulkan agar pembelajaran terkait kebencanaan tidak hanya diberikan dalam kelas, namun kegiatan ektrakulikuler seperti kunjungan ke tempat rawan bencana seperti gunung Merapi di Yogjakarta.  

Pusdalops Klaten



Related posts