Sekat Kanal Optimalkan Pemadaman Karhutla

JAMBI-Kepala BNPB Willem Rampangilei berkunjung ke desa Manis Mato, Muaro Jambi pada (8/10/2015). Dalam kunjungan tersebut Willem mengecek proses pemadaman yang dilakukan Satgas Pemadaman Karhutla. Pengecekan dimulai dari sekat-sekat di lahan perkebunan. Fungsi sekat-sekat tersebut untuk memudahkan dalam distribusi air untuk pemadaman ke lahan-lahan yang rawan terbakar. Pendistribusian air menggunakan pompa-pompa yang dialirkan ke sekat-sekat lahan perkebunan. Willem mengatakan dengan, "adanya kanal dapat mengairi lahan gambut agar tetap basah sehingga tidak mudah terbakar. Menurut Danrem Gapu/042 Kolonel Inf Makmur yang juga merupakan ketua Satgas Karhutla mengatakan, panjang kanal yang dibuat untuk mengalirkan air sekitar 3,5 hektar bisa dialirkan air sepanjang 1,5 meter kubik/per detik. Pembuatan mesin pompa dari mesin colt diesel yang sudah dimodifikasi dengan harga sekitar 45 juta rupiah. Terdapat 3 mesin pompa yang dipasang pada kanal ini. Hal ini untuk menjaga debit air agar selalu tersedia. "Selain itu dengan adanya kanal dapat optimalkan pemadaman lahan terbakar karena tersedianya air dan sebagai antisipasi pada musim kekeringan." ujar Makmur. Untuk memadamkan api di provinsi Jambi, tim satgas berjumlah sebanyak 360 orang dari TNI, dari Polri 150, Manggala Agni 250, TRC BPBD 300, masyarakat peduli api 737, rescue Basarnas 10 dan Dinkes 25 orang.(adi)

Related posts