SEBAGIAN BENDUNGAN WAY ELA DI MALUKU JEBOL

Pada Kamis (25/7) pukul 10.30 WIT sebagian bendung Way Ela di Maluku Tengah jebol akibat tekanan volume air di bendung yang makin meningkat. Hujan terus turun sehingga dikhawatirkan bagian bendung dapat jebol keseluruhan. Hingga saat ini belum ada laporan korban dan kerusakan. Masyarakat Desa Negeri Lima sebanyak 5.227 jiwa atau 1.027 KK telah dievakuasi di desa sekitarnya yang aman.

Kepala BNPB, Syamsul Maarif, telah melaporkan kejadian tersebut kepada Presiden. Kepala BNPB juga telah memerintahkan pengiriman bantuan logistik berupa tenda pengungsi,  permakanan, sandang dan lainnya sebanyak 15 ton dengan mengerahkan 2 pesawat Hercules TNI-AU. Tim BNPB juga dikirim untuk memberikan pendampingan penanganan bencana tersebut.

Data sementara: 8 orang luka berat, 24 orang luka ringan. BNPB mengirimkan bantuan logistik dan personil. Logistik dikirim dengan 2 pesawat Hercules C-130. Dari Lanud Halim Perdanakusumah mengangkut tenda keluarga, tenda pengungsi, family kit, sandang dan sebagainya sebanyak 15 ton. Dari Lanud Abdulrahman Saleh diangkut permakanan sebanyak 15 ton. Bantuan diangkut melalui udara ke Bandara Ambon. Penanganan darurat masih dilakukan.
Masyarakat di sekitar Way Ela tetap diminta siaga karena curah hujan masih tinggi. Tipe iklim di Maluku adalah tipe lokal yang dipengaruhi oleh perairan sekitar Maluku sehingga puncak hujan terjadi pada Juli.


Sutopo Purwo Nugroho
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB

Related posts