Satu Orang Masih Hilang Dan Lebih 600 Rumah Rusak di Pesisir Selatan

PESSEL – Badan Penanggulangan Bencana Daeah (BPBD) setempat masih melakukan pendataan dampak bencana pasca banjir bandang yang menerjang wilayah di Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat hingga hari ini (25/1). Banjir bandang menerjang 21 desa di 5 kecamatan pada Jumat lalu (23/1), pukul 17.00 WIB.

Kelima kecamatan yang wilayah desa terdampak adalah Kecamatan IV Jurai (Desa Salido, Bungo Pasang, Tambang, Koto Rawang, Salido Sari Bulan, Painan Selatan, Sungai Gayo, Bukik Kaciak Lumpo, Balai Senayan, Lumpo, Limau Gadang Lumpo, Taratak Tangah Lumpo, Sungai Sariak Lumpo), Kecamatan Bayang (Desa Gurun Panjang, Gurun Panjang Barat, Gurun Panjang Utara), Kecamatan Linggo Sari Baganti (Desa Muoro Kandis), Kecamatan Batang Kapas (Desa IV Koto Hilia, IV Koto Mudiak), dan Kecamatan Ranah Apek Hulu Tapan meliputi (Desa Binjai dan Kampung Tangah). Kecamatan IV Jurai merupakan wilayah terluas yang mengalami dampak pasca banjir ini.

Dua orang yang hilang terseret banjir, pada siang tadi (25/1), pukul 12.00 WIB ditemukan satu orang di Koto Rawang dalam kondisi meninggal dunia yaitu Ridwan (60). Sementara itu, satu orang masih hilang yaitu Abu Nazar Katiak (78). Sekitar 7.836 orang mengungsi. Sebagian besar sudah kembali ke rumah saat ini, sedangkan yang rumahnya rusak berat mengungsi ke rumah kerabat.

Kerugian materil meliputi rumah hanyut (3 unit), rumah rusak berat (18 unit), rumah rusak sedang (4 unit), rumah rusak ringan (632 unit), rumah terendam (2.094 unit), sekolah rusak berat (2 unit), jalan kabuapten rusak (55 meter), dan jembatan rusak berat (16 unit). Kerugian juga berdampak pada wilayah pertanian, yaitu 148 ha sawah, 64 ha kebun dan 5 ha kolam rusak.

Banjir bandang ini dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi. Debit air hujan menyebabkan aliran sungai batang salido, Sungai Batang Painan, dan Sungai batang Jalamu meluap.

BPBD setempat melakukan pencariaan korban hilang. Selain itu, mereka bersama dengan masyarakat melakukan kerja bakti untuk membersihkan lumpur di rumah korban. (stp)

Related posts