Satgas Darat Kalsel Terus Upayakan Pemadaman dan Pencegahan Melalui Sekat Kanal

JAKARTA - Sejak Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan pembuatan sekat kanal pada akhir bulan lalu, Satuan Tugas Darat di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) telah membangun sekat lebih dari 7.000 meter. Selain mengerahkan ribuan personel, delapan unit ekskavator mempercepat pembuat sekat kanal dengan total panjang 7.610 meter. Sekat kanal merupakan salah satu strategi dalam pemadaman api dan asap serta mencegah penyebaran api. Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Asap Provinsi Kalimantan Selatan juga mengupayakan pembuatan embung yang saat ini berjumlah 74 buah. Embung ini berdimensi 6x6x4 meter. Sebagai upaya pencegahan Kementerian PU juga melakukan upaya normalisasi sungai sepanjang 6.350 meter, dimana terdapat sekat sungai di lima titik.

Sementara itu, citra satelit Terra dan Aqua memonitor 52 titik panas atau hotspot di provinsi ini. Total hotspot terpantau di Kalimantan sebanyak 845 titik dengan jumlah tertinggi di Kalimantan Tengah dengan 628 titik. Satgas Udara terus mengupayakan water bombing dengan jumlah 1 sorti hingga pagi tadi.

Dengan kondisi terakhir, indeks kualitas udara (PM10) di Banjarbaru, Kalimantan Selatan masih berada pada kategori sedang. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana untuk jumlah penderita infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) berjumlah 29.105 jiwa.(PHI)

Related posts