Rapat Koordinasi Join Audit BNPB dengan BPKP Tahun 2015

SURABAYA - Inspektorat Utama Badan Nasional Penanggulangan bencana (BNPB) melaksanakan rapat koordinasi join audit BNPB dengan BPKP tahun 2015, acara ini diselenggarakan pada tanggal 19-21 Agustus 2015 di Hotel Quest, Surabaya, Prov.Jawa Timur. Acara ini dibuka oleh Inspektur Utama BNPB, Drs. Bintang Susmanto, AK, MBA yang diwakili oleh Inspektur II BNPB, Drs. Kahartomi.

Dalam sambutannya Inspektur II BNPB mengatakan bahwa ada 4 (empat) yang ditekankan dalam pelaksanaan pengawasan dan audit penggunaan dana yaitu sosialisasi, monitoring dan evaluasi (monev), join audit dan pendampingan. Sosialisasi bertujuan untuk menyamakan pelaksanaan audit agar dalam pelaksanaan audit dapat berjalan lancar dan sesuai, karena BNPB adalah badan yang sebagian pegawainya diambil dari beberapa kementerian/lembaga sehingga perlu sosialisasi untuk menyamakan  pemikiran, dan sosialisasi juga dilakukan didaerah-daerah yang belum pernah tersentuh sosialisasi ini. Untuk monev dilakukan secara rutin dan hanya terbatas pada tahun berjalan, yang ketiga adalah join audit yang dilakukan antara BNPB dengan BPKP, join audit ini sudah dilakukan karena BNPB dengan BPKP sudah ada MOU yang mengatur join audit ini, dan terakhir adalah pendampingan pengelolaan dana seperti yang telah dilakukan pada saat bencana Gunung Sinabung di Prov.Sumatera Utara dan Gunung Raung di Prov.Jawa Timur. diharapkan hasil dari pertemuan ini kita akan mendapatkan rumusan yang akan dibawa saat join audit pada bulan september nanti.

Direktur pengawasan lembaga pemerintah bidang kesejahteraan rakyat BPKP, Nasmifida menambahkan perlunya sistem pengendalian intern pemerintah yang efektif pada seluruh tahapan proses manajemen/pengelolaan kegiatan instansi pemerintahan sehingga good governance and clean goverment dapat terwujud. 

Acara ini dihadiri oleh 70 peserta yang terdiri dari 34 perserta dari BPKP dan 36 dari BNPB.

Related posts