RAKORNAS KESIAPSIAGAAN HADAPI BANJIR, LONGSOR DAN LAHAR DINGIN

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) se-Indonesia melaksanakan rapat koordinasi nasional dalam kesiapsiagaan menghadapi banjir, tanah longsor dan lahar dingin di Jakarta, Senin (25/11). Rakornas yang diselenggarakan selama tiga hari, 24-26 November 2013, dihadiri 24 Kepala BPBD, 29 Kepala Bidang Kesiapsiagaan, dan 21 Kepala Bidang Rehabiltasi dan Rekonstruksi dari 33 provinsi. 

Deputi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Ir.Doddy Ruswandi, MSCE menyampaikan kegiatan ini untuk meningkatkan koordinasi antara pusat dan daerah, sekaligus mengetahui sejauh mana kesiapan daerah dalam menghadapi potensi banjir, tanah longsor serta lahar dingin. 

Kepala BNPB DR.Syamsul Maarif, M.Si mengatakan tugas kemanusiaan tidak boleh berhenti dijalankan. Pihaknya ingin mengetahui apa langkah yang telah diambil guna mengantisipasi potensi bencana tersebut, serta apa yang belum. Selain itu, apa yang dibutuhkan. "Kita distribusikan peta ke BPBD mengenai daerah yang rawan banjir dan tanah longsor," ucap Syamsul.

"BNPB menyiapkan anggaran Rp100 miliar untuk mengantisipasi banjir, tanah longsor dan lahar dingin. Jumlah tersebut dapat bertambah sesuai kebutuhan. Dana termasuk untuk kontijensi dan sosialisasi kesiapan daerah serta masyarakat," tambahnya.

Related posts