PUTING BELIUNG TERJANG BANDUNG DAN PANDEGLANG, 351 RUMAH RUSAK 

Ancaman bencana puting beliung di beberapa wilayah Indonesia terus meningkat. Terlebih saat musim pancaroba seperti saat ini. Cuaca pagi hingga siang panas terik, dan kemudian sore hari hujan yang disertai dengan puting beliung terjadi di beberapa tempat. Dalam seminggu terakhir puting beliung menerjang beberapa daerah seperti di Kabupaten Grobogan,  Bandung Barat, Sukabumi, Tasikmalaya, Cianjur, Banyumas, Melawi, Jember, Garut, Semarang, dan lainnya. Puluhan orang luka dan ratusan rumah mengalami kerusakan. Selasa (22-10-2013), bencana puting beliung melanda Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dan Kab. Pandeglang, Banten. Di Kab. Bandung, puting beliung terjadi di Kec Ciparay pukul 16.45 Wib dan di Kec Cimenyan pada pukul 16.24 wib. Dua desa di Di Kec Ciparay yaitu Desa Ciparay dan Desa Manggungharjo dilanda puting beliung. Tercatat 1 orang luka berat, 10 rumah rusak berat, 69 rumah rusak sedang, dan 118 rumah rusak ringan. Sedangkan puting beliung Banjar Kab Pandeglang melanda 5 desa yaitu Desa Gunung Putri, Desa Banjar, Desa Kudulimus, Desa Bandung, dan Desa Kadu Maneuh. Dilaporkan 6 orang luka-luka patah tulang karena tertimpa bangunan dan pohon. Dalam peristiwa ini juga menimbulkan 7 rumah rusak berat dan 114 rumah rusak ringan. BPBD Kab Bandung dan BPBD Pandeglang telah melakukan penanganan darurat. Korban luka-luka telah dibawa ke rumah sakit. BPBD telah mendata kerusakan rumah, mendistribusikan logistik dan memotong pohon tumbang bersama unsur terkait dan masyarakat. Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada ancaman puting beliung. Teknologi sistem peringatan dini puting beliung hingga saat ini belum ada. Luas daerah yang terdampak tidak terlalu luas. Rata-rata sekitar radius 2 km persegi dan waktu kejadian kurang dari 10 menit. 

Sutopo Purwo Nugroho 

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB

Related posts