Presiden RI Meninjau Pusdiklat BNPB di Sentul

SENTUL - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melakukan kunjungan kerja ke kawasan Indonesia Peace and Security Center (IPSC), Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (8/9). Salah satunya meninjau gedung Pusdiklat INA DRTG  Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Presiden didampingi oleh Menteri Pertahanan dan Keamanan Puromo Yusgiantoro, Mendiknas Mohammad Nuh, Kapolri Jenderal (Pol) Sutarman, Panglima TNI Jenderal Moeldoko serta pejabat negara lainnya.  

Tujuan kunjungan Presiden kawasan ini adalah untuk melihat sejauh mana kinerja BNPB dalam mengatasi bencana. Menurut SBY, lembaga ini selalu cepat, tangguh, tangkas, dan tanggap dalam menanggulangi dan mengatasi bencana. Presiden sangat mengapresiasi kinerja dari BNPB dan menilai pembentukan BNPB sebagai bagian sejarah kita yang telah memberikan hasil yang sangat baik. “Sering saya katakan Insya Alloh negara kita tidak mengalami peperangan konvensional tapi hampir setiap saat bencana datang karena geografis kita, letak Indonesia, dan berbagai faktor alam”, ucap presiden. 

Kapusdiklat BNPB menjelaskan kepada Presiden gedung yang berada dalam INA DRTG BNPB. Setelah mendapatkan penjelasan, presiden menyempatkan memasuki beberapa ruangan dalam gedung Training Centre BNPB.  Salah satunya Ruang Rokatenda yang sedang melakukan Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas bidang Data, Informasi dan Humas dalam Penanggulangan Bencana. “Disini kami melakukan pelatihan tentang simulasi mendeteksi titik bencana, melakukan pengumpulan data dan kemudian dideskripsikan dengan melakukan simulasi”, tutur Bu Dian, salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut. Kemudian Presiden berpesan kepada peserta bimtek,  “Berbahaya jika gagal dengan data dan informasi yang benar untuk tanggap darurat, berharga manakala itu tersedia, proses yang baik, dan respon yang cepat untuk menyelamatkan saudara kita,” ucapnya. 

Kemudian SBY melanjutkan kembali Peninjauan peralatan BNPB, yakni pesawat tanpa awak, ampihibi, mobil perpustakaan, kendaraan taktis BNPB, dan mobil ranger BNPB. Kemudian sebelum memasuki gedung INA DRTG, Presiden menyempatkan diri menanam pohon Damar di halaman gedung Pusdiklat. Di dalam gedung pusdiklat SNY menyempatkan diri melihat peta tiga dimensi Indonesia, bertemu dengan pengurus Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), melihat auditorium BNPB,ruangan pusdalops serta foto bersama di halaman Gedung INA DRTG BNPB bersama BPBD seluruh Indonesia.(tsy,dhs)

Related posts