PRESIDEN KUNJUNGI KORBAN GEMPA ACEH

ACEH, 10/07: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta Ibu Ani Yudhoyono, sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, dan Kepala BNPB Syamsul Maarif mengunjungi pengungsian korban gempa di posko tanggap darurat bencana Polda Aceh, di Desa Berenung, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, (9/7).Dalam kesempatan itu, Presiden dan Ibu Negara bertatap muka langsung dengan para korban di dalam tenda pengungsian. Dalam pesannya, Presiden meminta korban bencana bersabar menghadapi cobaan. Pemerintah, kata Presiden, akan melakukan semua yang mungkin untuk menolong warga bisa secepatnya pulih. "Kami turut berduka atas musibah yang dialami bapak dan ibu sekalian. Usaha terus dilakukan pemerintah pusat dan daerah beserta TNI/Polri dan Satgas Bencana untuk membantu pencarian korban serta bantuan sosial selama di pengungsian," kata Presiden.Presiden SBY menjanjikan akan ada penggantian untuk rumah yang rusak berdasarkan ukuran jenis kerusakannya. "Bantuan-bantuan sosial lainnya juga akan diberikan, sehingga masyarakat dapat hidup lebih baik ke depannya," papar Presiden.Gempa Aceh berkekuatan 6,2 SR terjadi Selasa, 2 Juli 2013. Dua daerah, yaitu Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah, mengalami dampak paling besar. Sekitar 39 jiwa dilaporkan meninggal. Puluhan ribu orang terpaksa mengungsi. Ribuan rumah mengalami kerusakan.Bencana ini dikategorikan sebagai bencana tingkat provinsi. Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam telah mengumumkan masa tanggap darurat selama 3-17 Juli 2013. Bantuan bahan makanan, tenda, kebutuhan kesehatan, air bersih, dan lain-lain masih terus didistribusikan. Presiden SBY telah menginstruksikan kepada BNPB dan jajaran terkait untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi korban gempa, terutama perumahan. (ACU)

Related posts