Pertahankan Kesiapsiagaan dan Tingkatkan Kewaspadaan Bencana Asap di Tahun 2016

PALEMBANG-Kepala BNPB ikut menghadiri apel gerakan pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Sumatera Selatan tahun 2016. Seribuan orang mengikuti upacara Pencanangan Gerakan Pengendalian Kebakaran hutan dan lahan Provinsi Sumatera Selatan di Halaman Griya Agung, Jalan Demang Lebar Daun Palembang,(7/3). Apel Siaga ini diikuti 1.360 peserta dari Polda Sumsel,Korem 044 GAPO, TNI AU/AL Palembang, Dinas Kehutanan Sumsel & RPK Kelapa Sawit Antara lain BPBD,TNI/Pori, pramuka, pemadam Kebakaran, masyarakat peduli api, Basarnas, Manggala Agni, PMI, ORARI,RAPI, Santri Pencinta Alam dan sebagainya. Apel siaga dalam menggerakan seluruh pihak untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan ini langsung dipimpin oleh Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin yang sekaligus menjadi inspektur upacara. Tercatat total desa rawan dan sangat rawan kebakaran di Sumatera Selatan tahun 2015 sebanyak 582 desa dan 340 desa berada di lahan gambut. Pernyataan sikap yang disampaikan secara bersama-sama semua komponen adalah berkomitmen dan mendukung penuh gerakan pengendalian kebakaran hutan dan lahan Sumatera Selatan secara bersama-sama dengan pemerintah, komposisi dan masyarakat melalui gugus tugas,pemberdayaan masyarakat dengan peduli api,penegakan hukum dan siaga darurat asap. Dalam arahannya Kepala BNPB menyampaikan pertahankan kesiapsiagaan jangan pernah lengah,tingkatkan terus kewaspadaan. Jaga solidaritas yang sudah dibina selama ini dan perkuat koordinasi sehingga upaya pemadaman menjadi optimal,terpadu,terarah dan terukur.  "Begitu ada satu titik api,kejar dan padamkan serta jangan sampai gagal upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan ini" ucap Willem Rampangilei. "Jaga keselamatan dan kesehatan diri serta berdoa" tambahnya. (acu).

Related posts