PERINGATAN BULAN PRB LIBATKAN BANYAK MASYARAKAT

MATARAM (7/10). Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyelenggarakan serangkaian kegiatan dalam peringatan Bulan Peringatan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) pada 7 – 10 Oktober 2013 di Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Pada peringatan Bulan PRB ini, BNPB melibatkan banyak masyarakat sehingga salah satu tujuan pelaksanaan tersebut dapat terwujud. Pelibatan ini diharapkan dapat membangun kesadaran bersama, khususnya masyarakat, karena mereka berada di garis depan dalam melakukan tanggap darurat. 


Dan yang terpenting sebagai pesan peringatan Bulan PRB ini bahwa dampak bencana dapat ditekan apabila semangat dan upaya konkret PRB menjadi pengarusutamaan oleh semua pihak. Kegiatan puncak peringatan Bulan PRB di Indonesia kali ini mengangkat tema “Pengurangan Risiko Bencana, Investasi Untuk Ketangguhan Bangsa”. Tema tersebut sejalan dengan Pertemuan Global Platform saat itu yang bertemakan “Invest Today for a Safer Tomorrow”. 


Pelibatan masyarakat digelar pada serangkaian kegiatan seperti lomba-lomba, pameran, rally, panggung PRB, pelatihan dan sosialisasi PRB, serta evakuasi mandiri. Evakuasi mandiri dilakukan di Desa Cemara, Lombok Barat dan Desa Labuan Tereng, Lombok Barat. Di samping itu, penyelenggaraan rangkaian kegiatan peringatan Bulan PRB ini terbuka untuk umum. Pada kesempatan ini, BNPB yang didukung Platform Nasional (Planas) dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat juga menyelenggarakan pelayanan bagi masyarakat seperti bhakti sosial, pelayanan kesehatan, penyuluhan dan pemulihan penurunan kasus gizi buruk dan gizi kurang, pelayanan kasus Demam Berdarah, dan kesehatan lansia.


Penyelenggaraan secara akbar peringatan ini dihadiri 1.300 peserta dari kementerian/lembaga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) provinsi, kabupaten/kota, akademisi, praktisi, serta perwakilan-perwakilan organisasi masyarakat, organisasi non pemerintah, Perserikatan Bangsa-Bangsa dan organisasi internasional. 


Puncak Peringatan Bulan PRB dipusatkan di 3 lokasi utama, yaitu Hotel Lombok Raya, GOR Mataram dan Universitas Mataram. Kegiatan yang diselenggarakan antara lain seminar 12 naskah akademis Masterplan Bencana Indonesia hasil riset dari 12 universitas. Sementara itu, BNPB menggelar lomba-lomba, antara lain lomba menggambar dan mewarnai, lomba drama kategori siswa SD-SMA, lomba cerdas, lomba pemetaan serta lomba Rally Foto bekerjasama dengan majalah Kebencanaan ZeroRisk. 


Dalam acara bedah buku, 9 buku akan dibahas termasuk buku pengalaman Kepala BNPB Dr. Syamsul Maarif dalam penanganan para penyintas di Rokatenda. Penyelenggaraan acara ini berlokasi di Perpustakaan Universitas Mataram. Kegiatan lain adalah penanaman mangrove dan bambu, rally PRB dengan rute konvoi menyusuri beberapa wilayah yang pernah terdampak bencana. Rally ini diikuti lebih dari 100 kendaraan kebencanaan. 


Secara khusus, momentum peringatan Hari PRB memberikan kesempatan untuk pelaksanaan pertemuan Forum PRB se-Indonesia. Pertemuan ini merupakan sarana bagi Forum PRB se-Indonesia untuk mendiskusikan hal-hal terkait dengan kegiatan PRB ke depan dengan mempertimbangkan Deklarasi Yogyakarta sebagai hasil AMCDRR ke-5 pada tahun 2012 lalu. (TY)

Related posts