Penyerahan Simbolis Bantuan dari Indonesia kepada Pemerintah Vanuatu

VANUATU - Pihak kedutaan bersama Ketua Delegasi Indonesia, Ir.Taufik Kartiko,M.Si melakukan pertemuan dengan beberapa pejabat Pemerintah Vanuatu, di antaranya Menteri Luar Negeri Vanuatu Sato Kilman dan Perdana Menteri Hon Joe Yhakowaie Natuman (7/4). Pada kunjungan singkat tersebut, Perdana Menteri Vanuatu mengucapkan terima kasih atas kedatangan dan bantuan Indonesia kepada korban angin top pam.  “Saat ini kami membutuhkan pembangunan sekolah, penanaman pohon yang tumbang akibat topan pam dan pemuihan pasca bencana”ucapnya. Duta Besar Indonesia untuk Australia, Nadjib Riphat Kesoema juga menyampaikan salam dari Presiden Indonesia dan turut berduka atas terjadinya korban bencana.  "Kami datang dan diterima sebagai sahabat, ini adalah misi kemanusiaan,” ucapnya. Penyerahan Bantuan Menteri Perubahan Iklim dan Bencana Alam, James Bule menerima bantuan secara simbolis yang diberikan langsung oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia, Nadjib Riphat Kesoema di kantor National Disaster Management Office (NDMO) di Vanuatu.  Setelah penyerahan secara simbolis, tim misi kemanusiaan Indonesia untuk Vanuatu mendengar penjelasan secara langsung dari pemerintah Vanuatu yang diwakili Direktur NDMO, Shadrack Welegtegit tentang penanganan darurat yang telah dilakukan oleh pemerintah, serta bertukar pikiran mengenai penanganan bencana yang berhasil dilakukan di Indonesia. Shadrack Welegtegit mengatakan penduduk Vanuatu saat ini membutuhkan bahan pokok makanan untuk 3 bulan ke depan. “Sampai masa panen tiba, bahan pokok stabil kembali’ katanya.

Related posts