Penutupan Peringatan Bulan PRB 2014

Bengkulu – Penyelenggaraan akbar Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (2014) berakhir pada hari ini (15/10) di Hotel Grage Horizon, Bengkulu. Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Wisnu Widjaja mewakili Kepala BNPB menutup secara resmi rangkaian peringatan PRB tersebut. Kegiatan ini sangat penting karena pertemuan-pertemuan selama tiga hari ini menghasilkan masukan untuk Konferensi Dunia untuk PRB (WCDRR) di Sendai, Jepang pada tahun 2015 nanti. Sambutan yang dibacakan Deputi Rehabilitasi dan Rekontruksi, Kepala BNPB Syamsul Maarif mengucapkan terima kasih dan apresiasi terhadap Pemerintah Provinsi Bengkulu sebagai tuan rumah penyelenggaraan Peringatan Bulan PRB 2014. “Terima kasih kepada Gubernur, para Bupati dan Walikota yang telah menyiapkan acara ini dengan sangat baik” , kata Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi.

Rangkaian dari refleksi 10 tahun tsunami ini merupakan kebangkitan akan kesadaran pentingnya PRB. Kepala BNPB menekankan bahwa solidaritas dan kebersamaan adalah landasan dalam penanggulangan bencana.  Peringatan ini sekaligus menjadi forum nasional untuk saling tukar pengalaman, permasalahan, dan solusi penanggulangan bencana di tingkat lokal dan nasional.

“Substansi rangkaian kegiatan adalah mengawal pertemuan preparation committee di Jenewa dan pertemuan Global Platform di Sendai nanti”, kata Wisnu Widjaja.

Sementara itu, Gubernur Bengkulu menyampaikan ucapan terima kasih kepada BNPB dan seluruh peserta se-Indonesia atas suksesnya penyelenggaraan Peringatan Bulan PRB di wilayahnya. Sambutan gubernur yang dibacakan oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Bengkulu Edy Waluyo menyebutkan bahwa pemerintahnya mendukung penyelenggaraan tahun depan di Indonesia bagian Timur. Harapan dari Gubernur bahwa penyelenggaraan Bulan PRB ini menghasilkan rekomendasi untuk WCDRR di Sendai. (phi)

Related posts