PENGUNGSI SINABUNG CAPAI 7.542 JIWA

Menko Kesra Agung Laksono, Selasa (17/9) meninjau Posko Tanggap Darurat  Gunungapi Sinabung, di Kabanjahe, Kabupaten Karo. Menkokesra mendapat laporan dari Dandim Karo/Komandan TD Letkol Kav. Meyer Putong, sampai hari ini jumlah pengungsi mencapai 7.542 orang yang diungsikan di 12 titik: Jambur Sempakata (2308), Klasis GBKP (547), GBKP Kota/Gedung KKR (300), GBKP KOTA/Gedung Serbaguna (220), Jambur Payung (1700), Klasis Brastagi (1560), Mesjid Agung (182), Zentrum (339), GBKP Simpang VI (36), Paroki (50), Jambur Tuah Lopati (200), Gedung KNPI (100). Agung Laksono dihadapan wartawan mengatakan, langkah yang harus diambil setelah letusan gunungapi adalah penyelamatan manusia, kemudian diikuti kaji cepat. Kesehatan dan dapur umum, kata Agung, harus terjamin dan siap. "Bila diperlukan, Pusat akan merapat", ujar Agung Laksono. Kemenko Kesra juga meminta Bupati Karo agar segera membentuk BPBD Kabupaten Karo. Pada kesempatan ini BNPB menyerahkan bantuan siap pakai sebesar 300 juta rupiah yang diserahkan Menko Kesra  kepada Bupati Karo melalui Wakil Gubernur Sumut Erri Nurhadi.
Hadir dalam rombongan antara lain Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Tri Budiarto, Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Kerawanan Sosial Kemenko Kesra Willem Rampangilei. Sementara untuk wilayah Karo, hadir Bupati Karo Kena Ukur Karo Jambi Surbakti, Dandim Karo Letkol Kav. Meyer Putong, dan  Kapolres Karo AKBP Albert Sianipar.
Pada pukul 12.30 wib Gunung Sinabung kembali meletus dengan ketinggian 3.000 m dari puncak kawah. Sebelumnya tidak ada tremor sejak Senin siang hingga Selasa. Tiba-tiba gunung meletus membawa asap hitam keabuan dan menimbulkan hujan abu di beberapa tempat.
Dinas PU melakukan pendistribusian air bersih dari PDAM kesemua titik pengungsian. Dinsos provinsi droping makanan siap saji sebanyak 1500 bungkus.

Related posts