PENGUNGSI DESA NAMANTERAN PULANG

Kabanjahe (15/2). Program pemulangan pengungsi erupsi Sinabung terus dilanjutkan sesuai rekomendasi PVMBG untuk desa yang diperbolehkan kembali di luar radius 5 Km. Hari ini telah berangkat secara mandiri pengungsi dari desa namanteran sebanyak 510 KK/ 1622 jiwa kembali ke desanya, tetap dengan pengawalan Posko Utama dan pendampingan Satgasnas PB dari Losd Desa Sempajaya.

Sebelum berangkat menuju desanya disampaikan ucapan terima kasih dan permohonan maaf dari para pengungsi kepada kepala desa sempajaya yang telah ditinggali lokasinya sebagai posko pengungsian hampir 5 bulan. Pembersihan posko atau Jambur dilakukan secara mandiri dan bergotong royong oleh masyarakat desa namanteran. Satu hari sebelum pelaksanaan pemulangan warga desa namanteran diberikan sosialisasi dari PVMBG, Dinas-dinas yang terkait program beasiswa, pendidikan dan jaminan hidup. 


Program sosialisasi dengan melibatkan unsur Pemda Kab. Karo terus dilakukan sebagai upaya memberikan informasi yg jelas kepada masyarakat korban terdampak erupsi guna melanjutkan kehidupan sosial ekonominya.


Posko utama terus mendorong masyarakat pengungsi diluar radius 5 km yang direkomendasikan oleh PVMBG untuk kembali ke desa nya secara bertahap untuk menata kembali kehidupannya. Hingga hari ini jumlah desa yg telah dipulangkan adalah desa batu karang (956 KK / 3108 jiwa), rimo kayu (235 KK / 689 jiwa ) dan namanteran (510 KK / 1622 jiwa) atau mencapai 1701 KK atau 5419 jiwa. Desa lain yang sudah siap untuk dipulangkan dalam waktu dekat adalah cimbang, ujung payung, tiganderket, tj merawa. 


Bujur mejuah-juah

Pusdatinmas BNPB

Related posts