Pengelolaan Data Bencana Berbasis Aplikasi di Kota Batu

BATU – Pada hari Rabu (1/6), Kepala Pusat Data Informasi dan Humas (Kapusdatinmas) Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), DR. Sutopo Purwo Nugroho, M.Si, APU secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Pengelolaan Data Kebencanaan yang dilaksanakan pada tanggal 1-3 Juni 2016 bertempat di Batu, Jawa Timur. Pada kesempatan tersebut, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur juga ikut menghadiri pembukaan kegiatan Bimtek. Kapusdatinmas BNPB menyampaikan bahwa komunikasi adalah inti dari penanggulangan bencana, dan kuncinya adalah data. Berkaitan dengan hal tersebut, Bimbingan Teknis Peningkatan Pengelolaan Data Kebencanaan tersebut fokus untuk pengelolaan data bencana dengan melatihkan aplikasi InAWARE dan pengumpulan data menggunakan KoboCollect. Kegiatan bimbingan teknis ini dihadiri oleh 50 peserta dari seluruh BPBD dan Dinas terkait lainnya di Provinsi Jawa Timur. Peserta terlihat bersemangat dan antusias dalam mengikuti kegiatan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pengetahuan dari kegiatan bimbingan teknis dapat langsung diaplikasikan di setiap daerah masing-masing untuk mempermudah pengelolaan data kebencanaan.
Dalam kesempatan ini, Kapusdatinmas BNPB juga mengunjungi BPBD Batu bersama Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jawa Timur, Drs. Ec. Sudarmawan, MM ke Pusdalops BPBD Kota Wisata Batu (KWB). Terdapat beberapa hal yang dibahas dalam kunjungan tersebut, seperti pembangunan Pusdalops di BPBD Batu dan peningkatan peran media sosial dalam kebencanaan. Kapusdatinmas BNPB berkata bahwa media merupakan hal yang penting untuk penanggulangan bencana karena media dapat mempengaruhi politik, menyelamatkan masyarakat, dan mampu menunjukkan eksistensi kinerja suatu instansi. Berkaitan dengan hal tersebut, kedepannya, BNPB akan membuat web dan Streaming TV untuk setiap BPBD dengan template yang sama namun konten sesuai BPBD masing-masing daerah. Pembuatan Web Streaming TV diharapkan dapat memberi banyak manfaat, seperti tertib administrasi dokumentasi kebencanaan, sekaligus berupa sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Dalam arahannya, Kapusdatinmas BNPB juga mengatakan “BNPB dan BPBD perlu menyesuaikan dengan kondisi kekinian yang ada, kita manfaatkan sosial media sehingga betul-betul sampai kepada masyarakat, masyarakat dapat informasi yang akurat dan betul, kemudian juga bisa menginspirasi bagi semua pihak dalam penanggulangan bencana.”

Related posts