Pencarian dan Penyelamatan, BNPB: Prioritas Hari Kedua Pascagempa Aceh

MERDEU - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei menyatakan bahwa sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), hari ini (8/12) masih dilakukan upaya pencarian dan penyelamatan. Willem menambahkan bahwa pencarian dilakukan tiga tim SAR dengan fokus ruko Merdu, Bandar Dua, dan mobile.

"Priortas tanggap darurat sesuai arahan Presiden adalah pencarian dan penyelamatan. Upaya ini dipimpin oleh Basarnas dengan dukungan TNI, Polri, BPBD dan relawan."

Presiden Jokowi juga meminta BNPB, kementerian/lembaga dan Pemerintah daerah untuk melakukan pendampingan dan pemberian bantuan selama masa tanggap darurat dan pemulihan. Kepala Staf Presiden Teten Masduki mengatakan bahwa Presiden Jokowi meminta pengurusan korban ditangani sebaik-baiknya.

"Presiden juga meminta kebutuhan logistik, obat-obatan dan lain-lainnya di pos pengungsian ditangani secara baik."

"Besok Presiden Jokowi akan berkunjung ke lokasi bencana untuk memastikan apa yang telah dilakukan dalam penanganan darurat," kata Teten.

Sementara itu, Kepala BNPB menyampaikan bahwa korban meninggal dunia berjumlah 96 jiwa dengan rincian 96 jiwa di Pidie Jaya, 1 Pidie, dan 2 Bireuen).

"Korban menimggal di Pidie Jaya 84 jiwa, Bireuen 2 dan Pidie 1 sudah diidentifikasi."

"Luka berat berjumlah 127 jiwa dan luka ringan 462 jiwa," tambah Willem.

Terkait dengan bantuan korban, Kementerian Sosial memberikan santunan kepada korban meninggal Rp 15 juta/orang dan luka berat maksimal Rp 5 juta/orang.

Korban luka dirujuk di beberapa rumah sakit di Banda Aceh, Sigli, Bireuen, maupun rumah sakit lapangan, sedangkan total pengungsi beejumlah 10.024 jiwa. Mereka tersebar di rumah-rumah sanak saudara dan di 28 titik pos pengungsian.

Sutopo Purwo Nugroho
Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas

Related posts