Penanganan Darurat Pascabencana Banjir di Aceh Besar

JAKARTA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Besar dan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) telah melakukan tanggap darurat hingga hari ini (27/1). BPBD mendirikan dapur umum dan tempat pengungsian sementara bagi warga terdampak. Di samping itu, BPBD telah memberikan bantuan logistik di Desa Beureunet, Seulimeun, Aceh Besar.

Desa Beureunet merupakan salah satu desa terparah pascabencana banjir. Saat ini tinggi muka air kurang lebih1 hingga 2 meter.

Banjir di beberapa wilayah Aceh Besar dipicu oleh hujan deras yang berlangsung lama di daerah pegunungan. Pemerintah setempat mencatat banjir terjadi pada Selasa (26/1) pukul 22.00 WIB. Beberapa wilayah terdampak banjir antara lain Kecamatan Seulimuen (Desa Jawi, Landreun, Pukan Seulimeun, Buga, Kampung Seulimuen, dan Beureunet) dan Kecamatan Lembah Seulawah.

Data warga terdampak dari beberapa desa, sebagai berikut Desa Jawi 20 KK/70 jiwa, Raya 25 KK/125 jiwa, Landreun 8 KK/38 jiwa, Pukan Seulimuen 15 KK/75 jiwa,  Buga 20 KK/70 jiwa, Kampung Seulimuen 30 KK/200 jiwa, sedangkan Desa Beureunet 11 KK mengungsi.

Sementara itu, BPBD mencatat kerugian materil berupa rumah terendam atau rusak di Desa Jawi 20 rumah, Raya 25, Landreun 8, Pukan Seulimuen 15, Buga 20, Kampung Seulimuen 30, Beureunet 3 rumah rusak berat, 8 unit rumah rusak ringan dan 44 unit terendam.

Sutopo Purwo Nugroho
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas

Related posts