Pemulihan Pasca Bencana dan Relokasi Pengungsi Sulawesi Tengah

PALU - Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo bersama jajaran eselon 1 dan 2 BNPB  melaksanakan kunjungan kerja ke Kota Palu membahas pemulihan pasca bencana dan relokasi pengungsi Sulawesi Tengah, pada senin (25/2).

Saat tiba di Kota Palu Kepala BNPB langsung melakukan rapat terbatas bersama jajaran Pem. Prov. Sulawesi Tengah dan menetapkan peta zona rawan bencana serta relokasi pengungsi yang ada di daerah Kota Palu, Sigi, Donggala, dan Parimo.

Setelah rapat terbatas, Kepala BNPB langsung mengunjungi lokasi pembangunan hunian tetap (Huntap) di Kelurahan Tondo, Kec. Mantkulore dan Kelurahan Duyu, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu. Kemudian dilanjutkan mengunjungi zona rawan bencana (ZRB) di Kec. Balaroa.

Dalam keterangan persnya Kepala BNPB mengatakan bahwa, "Kami menetapkan relokasi ini dengan cara terbaik, kami tidak ingin ada kesalahan merancang tata ruang, sehingga menimbulkan masalah baru, kami mendapatkan data dari para pakar dan para ahli geologi dimana zona-zona berbahaya, agar dikemudian hari tidak terdampak likuifaksi kembali." Jelasnya.

Pembangunan huntap direncanakan sebanyak 3000 unit dimana 2000 unit akan dibangun di Kota Palu dan 1000 unit akan dibangun di Kab. Sigi.

 

Humas BNPB

Related posts