Pembentukan Forum PRB Provinsi Kalimantan Utara

TANJUNG SELOR - BNPB dalam UU No.24 Tahun 2007 diamanatkan untuk membentuk Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB) sampai tingkat terbawah Kelurahan dan Desa. Oleh karena anamat tersebut, maka pada tanggal 6-8 November 2019, bertempat di Tanjung Selor, Kalimantan Utara, BNPB dan BPBD Kalimantan Utara (Kaltara) membentuk Forum PRB tingkat Provinsi.

 

Dalam rangka pembentukan Forum PRB dengan formatur lengkap, maka diundanglah dari berbagai macam badan/lembaga/institusi yang ada di Kaltara untuk turut serta menjadi peserta aktif. Terlihat beberapa lembaga perwakilan yang berasal dari unsur Pemerintah Provinsi (BPBD, Dinas PU, Dinas ESDM, Dinas P&K, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman), perwakilan seluruh BPBD di Kaltara (Tana Tidung, Bulungan, Malinau, Tarakan, ), lembaga pemerintah (Baznas, PMI) Ormas/NGO/Lembaga non Pemerintah (PP, Lembaga Adat, RAPI, ORARI), lembaga usaha, akademisi, dan media massa.

 

Menurut Firza Ghozalba (Kasubdit Peran Lembaga Usaha - BNPB) sampai Oktober 2019, telah terbentuk Forum PRB di 25 Provinsi dan 76 Kab/Kota dengan segala dinamika yang ada dilapangan. Forum PRB diharapkan dapat menjadi mitra strategis BPBD Prov/Kab/Kota dalam program-program kesiapsiagaan bencana untuk pembangunan daerah yang berkelanjutan.

 

H.M Pandi, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Prov Kaltara turut melaporkan bahwa Forum PRB nantinya bisa bekerjasama dalam pembentukan-pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) seperti yang telah dilakukan di 5 desa di Kaltara dalam waktu 2 tahun ini.

 

Direktur Permberdayaan Masyarakat, Pangarso Suryotomo, dalam arahannya menyampaikan bahwa dalam pemilihan pengurus dan anggota forum, jangan lupa KOMITMEN dari seluruh pihak. Mengapa? Tanpa komitmen, tugas-tugas di Forum tidak akan dapat berjalan dengan baik.

 

Jangan terlena dengan pembentukan forum ditingkat Provinsi, karena masih ada PR untuk membentuk forum PRB ditingkat Kab/Kota/Kel/Desa.

 

Tidak lupa BNPB memberikan narasumber dari praktek baik di Forum PRB DIY. Sunarja, yang adalah salah satu pengurus dan anggota Forum PRB DIY juga memberikan pada para peserta bagaimana menentukan statuta, program kerja masing-masing bidang dan melakukan pemilihan Ketua, Sekretaris, Bendahara dan Ketua-Ketua Bidang.

.

Puji syukur, setelah seharian melakukan diskusi dan memplenokan hasil diskusi, maka pada Jumat, 8 November 2019, Asisten Daerah 1 Kalimantan Utara mewakili Gubernur mengukuhkan para pengurus inti dan anggota Forum PRB Kalimantan Utara.

.

Selamat kepada pengurus inti, selamat menjalankan amanah yang diberikan.

 

Direktorat Pemberdayaan Masyarakat BNPB

Related posts