KESIAPSIAGAAN PENANGGULANGAN BENCANA ERUPSI GUNUNG MERAPI DAN GUNUNG SLAMET

Semarang (2/5)_Setelah kemarin melakukan tinjauan lapangan, Kepala BNPB, DR.Syamsul Maarif,M.Si memberikan arahan pada rapat koordinasi teknis kesiapan penanggulangan bencana erupsi Gunung Merapi dan Gunung Slamet di Jawa Tengah yang dihadiri BPBD Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah,BPPTKG,Badan Geologi Gunung Slamet,TNI,Polda,Basarnas serta unsur terkait lainnya di kantor BPBD Provinsi Jawa Tengah. Kalakhar BPBD Provinsi Jateng, Sarwa Pramana,SH,M.Si melaporkan BPBD Provinsi telah melakukan langkah-langkah antisipasi,antara lain rapat koordinasi dengan para pemangku kepentingan, menerbitkan surat Gubernur Jateng 361/003474 tanggal 17 Maret 2014 perihal antisipasi aktivitas Gunung Slamet ,melakukan sosialisasi,simulasi dan gladi, serta menyampaikan informasi tentang titik kumpul dan jalur evakuasi. Sementara itu, Kepala BNPB, DR.Syamsul Maarif,M.Si menyampaikan agar melibatkan LSM dan Sapalibatisme dalam penanganannya. "Siaga Darurat,untuk BPBD Kabupaten Tegal. Intinya bupati yang memimpin,jika lebih dari kabupaten, Gubernur yang memimpin" ucapnya. "Setelah itu membuat rencana kontijensi, rencana aksi, protap dibuat berdasarkan perka BNPB No.10 tahun 2010. Perka BNPB No.6a tahun 2012" tambahnya. Tumbuhkan kembali budaya Indonesia yang saling bahu membahu, Syamsul Maarif mengajak menumbuhkan kembali semangat budaya dalam penangan bencana. "kita kembangkan lagi budaya Indonesia,yakni semangat gotong royong masyarakat" ungkapnya.

Related posts