Kepala BNPB Serahkan Kendali Satgas Pemeliharaan Kondisi Pasca Bencana Asap ke Gubernu Riau

RIAU - Tepat, 3 minggu beroperasinya Satgas Operasi Terpadu Penanggulangan Bencana Asap di Riau, sejak 14 Maret 2014 sesuai instruksi Presiden, maka pada Jumat (4/4) komando dan tanggung jawab diserahkan oleh Kepala BNPB, Syamsul Maarif, selaku Dansatgasops kepada Gubernur Riau. Kepala BNPB dan Wakil Gubernur Riau, menjadi inspektur apel penyerahan komando pemeliharaan kondisi pasca penanggulangan bencana asap Riau di Lanud TNI Roesmin Nurjadin (4/4).

Dalam pidatonya Kepala BNPB menyampaikan ucapan terima kasih kepada Satgas Operasi Terpadu Penanggulangan Asap Riau 2014. "Presiden menyampaikan ucapan terima kasih kepada Satgas Operasi Terpadu yang dalam penanganan bencana dinyatakan berhasil oleh Presiden. Semua tugas seperti yang sudah saya gariskan dapat dilaksanakan dengan baik, efektif dan all out. Mission accomplised! " ucapnya. Presiden memberikan arahan agar Pemda Riau memelihara kondisi pasca penanggulangan bencana asap. "Sesuai arahan Presiden untuk kendali operasi pengendalian kebakaran lahan dan hutan dikendalikan penuh oleh Gubernur Riau, dibantu potensi daerah yang ada dalam Satgas pemeliharaan kondisi pasca penanggulangan bencana asap" tambahnya. Dalam hal ini BNPB akan memberikan pendampingan kepada Pemda Riau. Water bombing dan modifikasi cuaca akan tetap dilakukan di Riau.
Prediksi BMKG pada bulan Mei sampai dengan September, Riau akan mengalami kekeringan.  "Kebakaran hutan dan lahan bukanlah persitiwa alam, tetapi peristiwa yang terjadi akibat ulah tangan manusia" ucap Syamsul Maarif.
Keberhasilan pemadaman api dan asap adalah capaian kinerja semua pihak.  Kepala BNPB mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu, antara lain Gubernur Riau dan jajarannya, Kemenkokesra, TNI, Polri, Manggala Agni dan BKSDA, BMKG, BPPT, KLH dan dunia usaha, masyarakat dan relawan.


Related posts