Kepala BNPB Lepas Rally Mobil Kampanye PRB

MANADO - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengajak masyarakat untuk mengkampanyekan pengurangan risiko bencana melalui Rally mobil pada Rabu (12/10) di Kota Manado, Sulawesi Utara. Rally Pengurangan Risiko Bencana (PRB) bertujuan khususnya mengenalkan BNPB dan BPBD kepada masyarakat. "Negara hadir di tengah-tengah masyarakat," kata Lilik Kurniawan, Direktur PRB BNPB. Dua tujuan khusus lain, yaitu pemasangan rambu bencana di lokasi rawan longsor dan pengenalan tempat tujuan wisata di Sulawesi Utara. BNPB dan peserta rally akan memasang rambu bencana di enam titik longsor. Rally dengan tema "Rally Pengurangan Risiko Bencana" menempuh rute 160 km dari titik start. Gubernur Sulawesi bersama Kepala BNPB Willem Rampangilei melepas peserta Rally di Komplek Mega Mas, Kota Manado pada Rabu pagi (12/10). Lebih dari 200 mobil mengikuti Rally yang akan melintasi Danau Tondano, salah satu tujuan wisata Sulawesi Utara. Sementara itu, Willem menyampaikan pesan bahwa peran dan partisipasi masyarakat sangat penting dalam penanggulangan bencana. "Sulawesi Utara ini termasuk wilayah yang rawan bencana, gempabumi, tsunami, gelombang pasang dan tanah longsor. Gerakan PRB kepada masyarakat diharapkan juga untuk dapat mengurangi dampak bencana yang mungkin terjadi," kata Willem. Willem menambahkan bahwa provinsi ini memiliki wilayah administrasi di tingkat kabupaten/kota yang masuk dalam kategori 136 kabupaten/kota yang memiliki pertumbuhan ekonomi sekaligus rawan bencana. "Program strategis yang dilakukan BNPB dan berbagai pihak antara lain, pemasangan early warning system dan desa tangguh," ujar Willem terkait dengan upaya strategis PRB. Willem juga berharap bahwa kegiatan Rally ini sebagai bagian dari kampanye PRB yang dapat meningkatkan partisipasi dan kesadaran serta kapabilitas masyarakat menghadapi bencana. Sementara itu, Lilik menyampaikan bahwa BNPB mengajak semua pelaku penanggulangan bencana untuk bersinergi. "Saat ini sudah waktunya untuk memposisikan masyarakat sebagai subyek penanggulangan bencana, seperti melalui gerakan PRB," ujar Lilik. Lilik menambahkan bahwa implementasi PRB ini nantinya tidak hanya berfokus pada risiko tetapi berhujung pada peningkatan kualitas hidup terutama ekonomi masyarakat. Rally ini merupakan rangkaian acara Peringatan Bulan PRB yang berlangsung pada 13 - 15 Oktober 2016 di Kota Manado, Sulawesi Utara. Rangkaian acara ini mengintegrasikan pelaku penanggulangan bencana sebagai sumber daya nasional, seperti dalam konteks komunikasi atau pembelajaran.

Related posts