Kepala BNPB : Pemerintah Berupaya Agar Pengungsi Banjir Dapat Segera Kembali Ke Rumah

JAKARTA – Kepala BNPB Willem Rampangilei meninjau lokasi pengungsi banjir di Universitas Borobur Jakarta Timur. Di sela kunjungan Kepala BNPB memberikan bantuan secara simbolis berupa berupa 1000 selimut dewasa, 100 selimut bayi, 1500 tikar dan 300 pampers (22/2).

Kepala BNPB dalam keterangan persnya “bahwa penyebab banjir jakarta ada 3 faktor utama  yang pertama adalah kondisi alam dimana letak permukaan tanah jakarta yang lebih rendah, yang kedua peristiwa alam seperti curah hujan yang tinggi, kondisi air laut pasang dan turunnya permukaan tanah, dan yang ketiga adalah faktor manusia seperti pembangunan pemukiman di dekat daerah aliran sungai (DAS), tata ruang DAS yang belum tertata baik dan perilaku manusia yang membuang sampah disembarang tempat. Serta pola musim hujan yang seharusnya 6 bulan, kini lebih singkat hanya 4 bulan dengan volume air yang sama.” ujar Willem
“Sesuai instruksi presiden bahwa penanganan pengungsi harus dilaksanakan sebaik-baiknya dan sesingkat mungkin, masyarakat tidak boleh di situasi darurat terlalu lama, penuhi kebutuhan dasar pengungsi, berikan pelayanan kesehatan dan pendidikan yang sebaik-baiknya, tak lupa terima kasih kepada para relawan dan masyarakat yang ikut membantu dalam penangan bencana banjir ini.” tambah Willem.

BNPB mencatat kejadian bencana tahun 2016 sebanyak 2384 kali dengan korban meninggal lebih dari 500 jiwa dan di tahun 2015 sebanyak 1732 kali, dimana bencana paling sering terjadi adalah bencana hidrometrologi seperti banjir dan longsor. Hal ini terjadi karena laju degradasi lingkungan lebih cepat dibandingkan dengan usaha pemulihan lingkungan, ditambah pengaruh perubahan iklim dan faktor perilaku manusia. Oleh sebab itu masyarakat diharapkan lebih meningkatkan kepedulian dan kewaspadaannya terhadap lingkungan sekitar.

Sutopo Purwo Nugroho
Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas

Related posts