Kabut Asap Masih Menyelimuti dan Memperburuk Kualitas Udara di Riau

Pekanbaru (15/03)_Sampai dengan hari ini kabut asap masih menyelimuti wilayah Riau dan menyebabkan kualitas udara pada tingkat berbahaya. Gambar berikut adalah foto satelit Terra/Aqua (MODIS) yang diambil pada sore kemarin dan pagi ini, terlihat bahwa terdapat banyak hotspot (titik panas) yang mengindikasikan adanya kebakaran lahan dan hutan di wilayah utara Riau. Karena angin bertiup dari Utara dan Timur (Timur Laut) maka asap mengarah ke wilayah selatan Riau yaitu Bengkalis, Siak, Pekanbaru, Rohul dan bahkan sampai ke Sumatera Barat. Kabut asap dari Negara tetangga Malaysia juga mengarah ke Riau dan turut andil memperparah kondisi yang ada.

Salah satu dampak kabut asap adalah penurunan kualitas udara yang diukuran dengan nama ISPU atau Indeks Standar Pencemar Udara. Pengukuran ISPU dilakukan oleh Badan Lingkungan Hidup Riau, Pusat Pengelolaan Ekoregion Sumatera Kemenhut dan Chevron. Data ISPU Februari sampai dengan Maret menunjukkan bahwa kondisi udara di sebagian wilayah Riau dalam kondisi BERBAHAYA. Hal ini yang menyebabkan Pemda Riau mengambil kebijakan meliburkan anak sekolah dari SD sampai SMA. 


Dampak lain adalah peningkatan jumlah penderita penyakit ISPA, Pneumonia, Asma, Iritasi Mata dan Iritsi Kulit. Penderita penyakit tersebut naik drastis sekitar 172% sejak status tanggap darurat asap ditetapkan oleh Gubernur Riau pada 26 Februari 2014.



Related posts