Jangan Lupakan Sejarah Terjadinya Bencana

JAKARTA- Bencana merupakan kejadian yang berulang, oleh karena itu kita tidak boleh melupakan kejadian bencana yang sudah terjadi dimasa lalu, hal itu diungkapkan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo, saat melakukan diskusi dengan Peneliti gempa dan tsunami dari Brigham Young University, Amerika Serikat Profesor Ron Harris dan jajaran pejabat BNPB di Graha BNPB, Jakarta Selasa (26/11).

 

Doni Monardo menyatakan "peneliti sangat berperan penting dalam penanggulangan bencana, dikarenakan bencana sering terjadi berulang dengan periode tertentu yang dapat dipelajari untuk mengurangi jatuhnya korban", ujar Doni.

 

Contoh bencana yang terjadi berulang adalah Tsunami di Aceh "tsunami pernah menghantam Aceh sebanyak tujuh kali sekitar tahun 900, 1349, 1450, 1797, 1833, 1907, dan 2004, untuk itu masyarakat bersama pemerintah harus mempersiapkan generasi sekarang agar anak cucu kita tidak menjadi korban di waktu yang akan datang", tambah Doni.

 

Ron Harris pun menyetujui pernyataan tersebut, mengutip pernyataan Presiden Pertama Indonesia Ir. Soekarno ""jangan melupakan sejarah", alasannya bencana yang terjadi di masa lalu bisa terjadi lagi di masa kini", ucap Ron.

 

Selain itu Ia menyarankan perlunya dibentuk komite pencegahan bencana dalam hal ini digagas oleh BPBD setempat, "BPBD bisa menggagas untuk mengumpulkan stake holder penanggulangan bencana di daerahnya, untuk membahas pencegahan dan penanggulangan bencana yang menjadi ancaman di daerahnya", lanjut Ron.

 

Ron juga memberikan masukan bagi pemerintah maupun masyarakat untuk tidak membangun permukiman di lokasi rawan bencana dan juga edukasi bencana kepada masyarakat perlu ditingkatkan karena dengan pengetahuan masyarakat yang bertambah maka kesiapsiagaan bencana pun akan meningkat.

 

Agus Wibowo

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB

Related posts