PENGARAHAN KEPALA BNPB DALAM RAKOR BPBD PROVINSI DAN KABUPATEN/KOTA SE-JAWA TENGAH

Tweet

Kepala BNPB memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana Banjir dan Tanah Longsor tahun 2013, antara BNPB dengan BPBD, di lantai 4,kantor BPBD Provinsi Jawa Tengah,Jl.Imam Bonjol 1F,Semarang, sekaligus membuka acara tersebut (2/3). "BPBD provinsi Jawa Tengah mendapatkan penghargaan terbaik tingkat nasional yang diterima oleh Gubernur Jatim, Anda patut bangga menjadi bagian dari BPBD Jatim",ucap Kepala BNPB, DR.Syamsul Maarif,M.Si membuka pidatonya.

Rencana kontinjensi harus ada 5 (lima) langkah yang harus dilakukan, (1). Bergulirnya masalah dengan faktor-faktor yang disebabkan, (2). Jalan Keluar Alternatif, (3).penyebab emergencynya, (4). Persoalan kebijakan, dan (5). Permasalahan Sosial,misalnya kemiskinan."Gunakan Sapalibatisme,kita menyapa korban bencana apa yg mereka butuhkan,lalu kita libatkan potensi yang ada,seperti dunia usaha,pemerintah,masyarakat dan lain sebagainya" ucapnya memberi pesan.

BNPB akan memberikan pendampingan kepada BPBD Provinsi dan Kabupaten dalam hal pendampingan teknis, administratif, sarana dan prasarana yang akan diberikan, serta dana bantuan harus didampingi oleh BPKP.

Tumbuh tapi harus utuh,atasan harus merangkul bawahannya,hargai hasil kerja bawahan dan bawahan menghormati atasannya. Perbedaan Manajer dan Pemimpin adalah manajer terpaku pada peraturan,sedangkan pemimpin sifatnya harus dinamis, dapat memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi,dengan menunjukkan kinerja yang nyata tanpa harus melanggar hukum. Mengenai relawan, Relawan adalah orang yang dapat mengatasi.dirinya sendiri untuk membantu penanggulangan bencana yang memiliki kompetensi kemampuan. Selamat bekerja