Hari Ini Masa Tanggap Darurat Gunung Sangeangapi Berakhir

Bima (5/6)_ Surat keputusan yang ditetapkan oleh Bupati Bima H.Syafrudin H.M.Nur,M.Pd dalam Keputusan Bupati No.188.45/462/010/2014, mengenai penetapan status tanggap darurat penanganan bencana erupsi Gunung Sangeangapi di Kabupaten Bima,Nusa Tenggara Barat berakhir hari ini.
Masa tanggap darurat berlaku 7 (tujuh) hari dari 30 Mei 2014 sampai dengan 5 Juni 2014. Kepala BPBD Kabupaten Bima Abdul Wahab Usman,SH bersama Letkol Inf.Tommy Ferry, Dandim 1608 Bima yang ditunjuk sebagai Komandan Tanggap Darurat Bencana Erupsi Gunung Sangeangapi akan mengevalusi kembali bersama Bupati Bima untuk masa penanganan tanggap darurat erupsi Gunung Sangeangapi selanjutnya. Informasi dari pos pantau Gunung Sangeangapi, aktivitas gunung cenderung menurun dan statusnya masih Siaga (level III). Kawasan Rawan Bencana (KRB) III pada radius 1 km dan KRB II radius 5 km dari  pusat kawah Gunung Sangeangapi.
Sementara itu dalam penanganan erupsi Gunung Sangeangapi, Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) yang dipimpin ibu Ratna Joko Suyanto berkunjung ke Bima pada 4-5 Juni 2014. Didampingi ibu dharma wanita BNPB, Ibu Tri Budiarto (deputi penanganan darurat) dan Ibu Wisnu Widjaya (Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi). Dalam kesempatan tersebut "Bantuan SIKIB",  dari BNPB memberikan makanan siap saji 240 paket, makanan tambahan gizi 240 paket, dan  tambahan gizi anak 360 paket. BNPB juga telah memberikan Dana Siap Pakai ke BPBD Provinsi NTB sebesar Rp.150 juta dan sudah disalurkan langsung oleh BPBD Provinsi NTB ke BPBD Kabupaten Bima sebesar Rp.100 juta. Sebelumnya BNPB melalui BPBD Provinsi NTB telah memberikan bantuan langsung berupa barang 2.000 lembar masker, 100 lembar selimut, 15 paket makanan siap saji,50 paket lauk pauk,250 dus air mineral,50 suplemen gizi,100 lembar matras,89 lembar tikar,70 paket peralatan dapur,30 paket kompor,30 lembar terpal gulung,50 paket pakaian anak-anak,50 paket sandang, dan150 paket pakaian keluarga.(acu)

Related posts