Gunung Raung Terus Meraung

JAWA TIMUR - Aktivitas tremor vulkanik Gunung Raung masih terus berlangsung. Pada Minggu (5/7) teramati asap putih kelabu tebal dengan tinggi 100-400 meter ke tenggara. Terdengar suara gemuruh lemah hingga sedang. Suara gemuruh ini disebabkan letusan yang menerus. Kerasnya suara gemuruh disebabkan kawahnya dalam dan luas sehingga menggema. Terlihat cahaya api di puncak kawah. 

Saat ini Gunung Raung sedang meletus dengan tipe strombolian. Tipe strombolian adalah gunungapi yang letusannya mengeluarkan lava yang cair tipis, tekanan gas yang sedang, dan letusannya mengeluarkan material padat, gas, serta cairan. Umumnya letusan ini tidak terlalu kuat, namun bersifat terus menerus, dan berlangsung lama.

Status Siaga (level III) dengan rekomendasi dari PVMBG agar tidak ada aktivitas masyarakat di dalam radius 3 km. Sebab di dalam radius 3 km berpotensi terkena material letusan. Masyarakat belum perlu mengungsi. Diharap tetap tenang dan melakukan aktivitas seperti biasa. BNPB, BPBD Jawa Timur dan BPBD Banyuwangi, Bondowoso, Jember dan Situbondo terus melakukan langkah antisipasi.

BNPB mendampingi BPBD menyempurnakan rencana kontinjensi. BPBD Jawa Timur telah menyerahkan 120.000 masker kepada BPBD. BPBD Bondowoso telah mendirikan posko di Desa Sumber Wringin dengan menyiapkan 100 personil dari berbagai unsur. 7.000 lembar masker telah dibagikan kepada masyarakat.

BPBD Banyuwangi telah mendirikan Posko dan Rakor dengan TNI, Polri, SKPD dan relawan. Hujan abu tipis terpantau di area Bandara Blimbingsari dan di Kec Songgon dan Sempu Kab. Banyuwangi. Aktivitas penerbangan masih normal. Sekitar 8.000 lembar masker telah dibagikan ke masyarakat. Hal yang sama juga dilakukan BPBD Jember melakukan upaya antisipasi. Dua desa di Situbondo hujan abu yaitu Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih dan Desa Bantal Kecamatan Asembagus. Aktivitas masyarakat tetap normal.   

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB

Sutopo Purwo Nugroho

Related posts