Forum Bakohumas: The Asean Committee on Disaster Management (ACDM)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaksanakan Forum Bakohumas dengan tema The Asean Committee on Disaster Management (ACDM). bertempat di Komplek Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP), Gedung Ina DRTG Sentul, Bogor, pada tanggal 2 – 4 Maret 2016.

Acara ini di buka oleh Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Ir. Wisnu Widjaja, M.Sc., beliau memaparkan bahwa tahun ini Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan ACDM. Acara ACDM tersebut akan dilaksanakan di dua kota yaitu di Kota Semarang pada bulan April dan Kota Manado pada bulan Oktober. Bulan Oktober adalah bulan pengurangan risiko bencana yang puncak acaranya dilaksanakan di Kota Manado, jadi pertemuan ACDM ini sekaligus memperingati bulan pengurangan risiko bencana. Agenda yang akan dibahas pada pertemuan ACDM tersebut adalah ASEAN Day for Disaster Management, ACDM Meeting, Joint Task Force Meeting to Promote Synergy With Other Relevant ASEAN Bodies on HADR (Humanitarian Assistance And Disaster Relief).

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas, DR. Sutopo Purwo Nugroho, M,Si.APU., memberikan materi mengenai komunikasi publik manajemen bencana, beliau mengatakan bahwa peran humas dalam membangun komunikasi dengan media saat penanganan bencana sangat penting, karena media sangat membutuhkan informasi yang cepat. Oleh sebab itu beliau selalu membroadcast informasi bencana melalui hp kepada media saat terjadi bencana, sehiggga media tidak perlu sulit untuk mencari-cari informasi mengenai bencana.

Direktur Fungsional ASEAN Direktorat Kerjasama ASEAN, Kementerian Luar Negeri J.S George Lantu menambahkan bahwa kita harus bangga bahwa Indonesia menjadi tuan rumah acara ACDM, karena ACDM ini akan meningkatkan kerjasama antar negara-negara anggota ASEAN, sehingga dapat memperkenalkan BNPB di forum regional ASEAN.

Forum ini berbeda dengan forum yang dilaksanakan tahun lalu, pada penyelenggaraan forum kali ini, peserta selain mendapatkan materi mengenai kebencanaan, peserta juga diberikan pengenalan alat-alat kebencanaan, berupa bagaimana cara pendirian tenda, cara memasak di dapur umum, pemanfaatan water treatment, cara menggunakan GPS, dan cara menggunakan alat komunikasi berupa sms broadcast, hp satelit, video conference serta pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) dari PMI. Tujuannya adalah agar peserta dapat mengetahui bagaimana cara penanganan bencana yang sudah dilakukan BNPB dan bagaimana sebaiknya yang harus dilakukan saat terjadi bencana.

Peserta juga diajak untuk berkeliling Komplek Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) untuk mengenalkan fasilitas apa saja yang terdapat di PMPP dan kegiatan apa saja yang sudah dilakukan oleh PMPP, yang dipandu oleh petugas TNI. Kemudian peserta diperkenalkan Pusdalops dan Diorama BNPB yang terletak di Gedung Graha BPNB Lt.11 & 12, Jl.Pramuka Raya Kav.38 Jakarta.

Acara ini dihadiri sebanyak 80 peserta dari perwakilan kementerian dan lembaga serta TNI dan Polri.

Related posts