Evaluasi Penanganan Bencana Banjir Bandang Sentani

JAYAPURA - Kepala BNPB Doni Monardo memimpin langsung rapat kordinasi sekaligus evaluasi penanganan bencana banjir bandang Sentani di Jayapura (18/3). Didampingi Kepala Basarnas dan Wakil Gubernur Papua, Kepala BNPB menyampaikan langsung evaluasi tinjauan lapangannya hari ini. Pencarian terus dilakukan dan update korban pukul 20.00 WIT sudah tercatat 82 orang meninggal dan pengungsi 6.100 Orang. 84 orang luka berat, 75 luka ringan dan 69 hilang. 

Dihadiri oleh Pangdam Cendrawasih, Kapolda Papua, walikota Jayapura, Bupati Jayapura, Bupati Keeroem, Kementerian Sosial, Kementerian PUPR, Rektor Universitas Cendrawasih, perwakilan mahasiswa, Bappenas, Kemenko PMK, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait,  dan sebagainya. Kepala BNPB mengatakan hal yang terpenting saat ini adalah mengelola pengungsi dan jangan sampai ada yang mengeluh. "Kita akan memenuhi antara lain air bersih, MCK, selimut, dan matras" ucapnya. Logistik, makan dan bantuan-bantuan lainnya akan terus ditambah dari bantuan berbagai pihak. Unsur relawan, TNI dan Polri akan disiagakan disetiap titik pengungsian."Anak-anak yang paling terpenting, jangan sampai ada yang sakit di pengungsian" tambahnya.  

Penanganan berintegrasi akan terus dilakukan salah satunya melibatkan tokoh adat, tokoh agama,  dan sebagainya. Sama-sama mengedukasi masyarakat agar tidak lagi membabat hutan sembarangan. Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal, menghimbau agar masyarakat yang tinggal di tebing Gunung Cyclops agar mau dipindah. "Kita akan mencoba bermusyawarah agar mereka mau direlokasi ke tempat yang lebih aman" katanya.

Kepala Basarnas Bagus Puruhito menjelaskan akan terus membantu dalam pencarian orang hilang dan akan mengecek dan meningkatkan pencarian korban. "Kami juga membutuhkan peralatan berat (eksavator) untuk evakuasi dan pencarian korban" ujarnya.

Selama masa tanggap darurat selama 14 hari, setiap hari akan ada rapat koordinasi untuk mempermudah evakuasi dan penanganan yang efektif. "Setiap hari, pukul 20.00 WIT akan ada rapat kordinasi di kantor Bupati Jayapura yang dipimpin Kalaksa BPBD Pemprov Papua" ucap Kepala BNPB.

Humas BNPB 

Related posts