DUA HOTSPOT TERPANTAU DI PROVINSI RIAU

Pekanbaru - Citra satelit NOAA-18 masih memonitor dua titik panas atau hotspots di wilayah Provinsi Riau pada Kamis (25/7). Hotspot terpantau berada di Kabupaten Bengkalis satu hotspot dan Rokan Hilir (Rohil) satu hotspot. Pada Rabu (24/7) hotspot tercatat hingga 55 dan sebagian besar berlokasi di Kabupaten Bengkalis dan Indragiri Hulu (Inhu).  
Kenaikan hotspot beberapa waktu lalu menunjukkan dampak terhadap kualitas udara di beberapa titik. Mobil Air Quality Monitoring System (AQUMS) yang dimiliki oleh Pusat Pengelolaan Eko Region Sumaterea - Kementerian LIngkungan Hidup menginfokan bahwa kualitas udara atau ISPU di Kabupaten Dumai pada tanggal 24 dan 25 Juli 2013 berada pada 208 dan berstatus tidak sehat. Hari ini mobil AQUMS bergerak ke Kabupaten Bengkalis untuk memantau kualitas udara di wilayah itu.
Berdasarkan pantaun dari darat hingga 25 Juli 2013, Satuan Tugas (satgas) Darat melaporkan masih ditemukan 37 titik api dan 148 titik asap. Sebagian besar titik api dan asap berada di wilayah Kabupaten Bengkalis.
Hari ini masih dilakukan operasi udara dengan water bombing dan teknologi modifikasi cuaca (TMC). Satgas udara mengoperasikan dua helicopter Bolco dan satu Sikorsky untuk water bombing dan 2 pesawat casa untuk TMC. Satu helicopter dari pihak swasta membantu untuk water bombing di wilayah Rantau Bais.
Sementara itu, satgas darat tetap melakukan pemadaman melaluii darat, patroli, dan sosialisasi penanganan api dan asap di masyarakat dan pihak perusahaan.(TY).

Related posts