BPBD IKUTI LOMBA PEMETAAN BERBASIS KOMUNITAS

MATARAM. Pra lomba pemetaan berbasis komunitas diselenggarakan pada hari ini, Rabu (9/10) di Hotel Lombok Raya, Mataram. Penyelenggaraan lomba ini dimaksudkan supaya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dapat memetakan risiko yang berbasis komunitas di wilayah masing-masing. “Hasil dari lomba ini adalah peta risiko yang berbasis komunitas”, ujar Ridwan Yunus sebagai Koordinator Panitia Lomba Pemetaan BPBD ini. Pada hari ini peserta dikumpulkan untuk mendapatkan pembekalan dan penjelasan mengenai metodologi maupun aturan main lomba, tambah Ridwan Yunus. 


Peta risiko berbasis komunitas ini merupakan hasil pemetaan antara ancaman dan kerentanan yang diperoleh langsung dari masyarakat. Melalui adanya peta risiko ini, strategi pengurangan risiko bencana dapat dihasilkan dan dimanfaatkan di tingkat masyarakat sebagai garda depan penanggulangan bencana. Lomba ini juga merupakan kesempatan bagi para peserta untuk mengembangkan teknik dalam pemetaan risiko berbasis komunitas dan mengedukasi masyarakat responden dalam mengidentifikasi diri mereka terhadap ancaman dan kerentanan di sekitar tempat tinggalnya. 


Lomba ini diikuti oleh perwakilan BPBD di tingkat provinsi dan kabupaten/kota dari 33 provinsi.  Peserta terbagi dalam beberapa grup yang terdiri dari 3 orang. Produk akhir dari lomba ini antara lain peta risiko berbasis komunitas dan laporan dalam bentuk narasi yang mencakup strategi, proses, dan matriks.


Target responden adalah masyarakat dua dusun di Desa Mertak, Lombok Tengah. Lomba pemetaan ini akan dimulai selama setengah hari dan berlangsung pada Kamis, 10 Oktober 2013. (TY).


Related posts