BNPB SOSIALISASIKAN PERKA MEDIA CENTER TANGGAP DARURAT BENCANA

<!--[if gte mso 9]><xml> Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE </xml><! endif]-->
Meningkatkan penyebaran informasi terkait perkembangan penanganan bencana diperlukan adanya sosialisasi Peraturan Kepala BNPB tentang media center tanggap darurat bencana. Acara ini berlangsung di Hotel Royal Ambarukkmo, Yogyakarta (19/11) 2013. Acara ini dibuka oleh Kepala Pusat Data Informasi dan Hubungan Masyarakat, Dr. Sutopo Purwo Nugroho. Dalam sambutannya, “ketika pemberitaan kejadian bencana merapi, sulitnya mendapat informasi terkait perkembangan kejadian bencana tersebut. Informasi sangat sulit diperoleh dan beritanya simpang siur. Pemberitaan kejadian bencana tersebut ternyata dimedia terus berlangsung dan belum terbukti benar terkait perkembangan kejadian bencana. Diperlukan media penyebaran informasi terkait bencana yang mudah diakses dan terbukti benar dalam penyebaran informasi. Maka diperlukan adanya media center tanggap darurat bencana yang bertugas dalam penyebaran informasi perkembangan kejadian bencana.”
Media Center Tanggap Darurat Bencana ini merupakan pusat informasi tentang bencana yang terjadi dan perkembangan penanganan bencana tersebut dapat diakses bagi masyarakat, media, dan pihak-pihak yang membutuhkan. Informasi tersebut tidak hanya diperoleh pada papan informasi tetapi dapat juga informasi yang berasal dari narasumber yang berkompeten terkait dengan penanganan bencana. Media Center Tanggap Darurat Bencana merupakan bagian dari struktur organisasi Komando Tanggap Darurat Bencana baik di tingkat nasional, provinsi maupun kabupaten/kota. Keberadaan Media Center Tanggap Darurat Bencana adalah seiring dengan beroperasinya Komando Tanggap Darurat di suatu wilayah bencana pada saat masa tanggap darurat bencana.
Narasumber pada acara ini Dr. Sutopo Purwo Nugroho ( Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB), Nanang Suharto (AIFDR), Hypolitus Layanan, M.Si. (Kasubdit Media Online, Dit PMP, Ditjen IKP, Kementerian Komunikasi dan Informatika), dan Hermanus Prihatna (fotografer senior LKBN Antara) dan Maria Dian Andriana (jurnalis senior LKBN Antara). Jumlah peserta acara sebanyak 30 orang berasal dari BPBD DIY, BPBD Kab. Sleman, BPBD Kab.Bantul, BPBD Kab. Gunung Kidul, BPBD Kab. Boyolali, BPBD Kab. Klaten, BPBD Kab. Magelang, BPBD Kota Solo, Humas Pemda DIY, Humas Telkom, dosen komunikasi UGM dan instansi terkait.(Rsp)

Related posts