BNPB Sosialisasi HKBN pada Forum Bakohumas

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyelenggarakan sosialisasi Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) melalui forum Bakohumas pada Kamis (30/3) di Graha BNPB, Jakarta Timur. HKBN yang akan diselenggarakan pada 26 April 2017 nanti  merupakan momentum besar secara nasional sebagai penanda sebuah optimisme terhadap penanggulangan bencana di Indonesia.

Pada sambutan pembukaan, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei menyampaikan bahwa penanggulangan bencana membutuhkan partisipasi semua pihak. Willem menambahkan bahwa bencana sangat memberikan dampak yang signifikan terhadap proses pembangunan nasional. Willem mencontohkan bahwa degradasi lingkungan telah berkontribusi terhadap peningkatan bencana hidrometerologi. Ini mendorong pemahaman terhadap kepentingan bersama bahwa disaster is everyone’s business.

“End to very end dari penyelenggaraan penanggulangan bencana tadi adalah menyelamatkan lebih banyak jiwa atau save more lives.“

Pada kesempatan Forum Bakohumas ini, Willem memberikan apresiasi kepada kementerian/lembaga dan semua pihak yang turut dalam penanggulangan bencana di Indonesia.

Sementara itu, Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB B. Wisnu Widjaja menyampaikan bahwa tanggal 26 April nanti kita memperingati suatu tanggal, sebagai sebuah simbol terhadap upaya yang tiada henti untuk selalu bersama dengan berbagai pihak, untuk mewujudkan kesiapsiagaan nasional terhadap bencana.

Wisnu mengatakan bahwa kesiapsiagaan sangat penting dalam menghadapi bencana. Melalui kesiapsiagaan, kita dapat berupaya selamat dari setiap ancaman bahaya maupun bencana. BNPB mengajak semua elemen untuk mempromosikan kegiatan latihan kesiapsiagaan bencana pada 26 April nanti.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika Rosarita Niken Widiastuti. menyampaikan pesan bahwa sinergitas dari kementerian/lembaga sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya dalam konteks bencana. Pihaknya sangat mendukung untuk meneruskan semangat kesiapsiagaan bencana nasional melalui jejaring kementerian/lembaga serta dinas kominfo di daerah.

“Untuk menumbuhkan kesadaran, kita memiliki potensi yang luar biasa seperti Bakohumas. Ada kementerian/lembaga, ada juga dinas kominfo di daerah yang jumlahnya 512 lembaga, belum lagi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang mencapai 6.000 kelompok,” kata Rosarita di hadapan 90 undangan dari kementerian/lembaga dan BUMN.

Rosarita menambahkan bahwa informasi dari BNPB yang dikemas secara baik ini dapat diteruskan oleh setiap anggota Bakohumas dan khususnya Kominfo. Berdasarkan data Kominfo, pengakses informasi twitter yang disediakan kementerian/lembaga mencapai 19,2 juta. Potensi besar ini sangat bermanfaat dalam kerangka membangun kesadaran kesiapsiagaan yang dikemas secara baik sehingga menjadi suatu trending topic.


Sutopo Purwo Nugroho

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB

Related posts