BNPB SELENGGARAKAN SIMULASI BANJIR WILAYAH BARAT

JAKARTA (9/12). Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyelenggarakan kegiatan simulasi penanganan bencana banjir Satuan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (SRC-PB) Wilayah Barat di Taman Waduk Pluit, Jakarta Utara, pada 8 Desember 2013. Kegiatan ini diharapkan meningkatkan profesionalisme dan kerjasama antar pihak yang terlibat dalam penanggulangan bencana.

Deputi Penanganan Darurat BNPB Tri Budiarto mengatakan latihan ini juga berkenaan dengan peningkatan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana banjir memasuki musim hujan di berbagai wilayah, seperti DKI Jakarta. Banjir di Jakarta yang terjadi pada Januari 2013 telah mengakibatkan lumpuhnya aktivitas masyarakat. Menurut Tri, sinergi dalam SRC PB dengan pemerintah daerah diperlukan guna membangun tim yang solid dan meningkatkan kemampuan dalam penyaluran bantuan kepada pemda.

Wakil Wali Kota Jakarta Utara Tri Kurniadi menuturkan upaya mitigasi diharapkan menekan dampak bencana banjir. Dia mengatakan kepedulian masyarakat yang cukup tinggi untuk membantu penanganan bencana juga menjadi modal yang baik. Anggota masyarakat setempat dilibatkan dalam kegiatan simulasi SRC PB kali ini. Sementara itu, sebagai langkah mitigasi, Pemprov DKI mengeruk sampah di sungai, membuat sumur resapan, dan  melakukan modifikasi cuaca bekerjasama dengan BNPB dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Simulasi penanganan banjir pekan lalu dimulai dengan dibunyikannya sirene yang menandakan terjadi banjir. Sejumlah warga hanyut terbawa air dan membutuhkan pertolongan. Dalam simulasi tersebut, personel SRC PB melakukan evakuasi korban yang tenggelam dengan menggunakan perahu karet dan helikopter. Pencarian korban hilang dilakukan dengan anjing pelacak. Korban yang terluka diobati dan dilarikan ke rumah sakit dengan ambulans. SRC PB juga berlatih menyalurkan bantuan logistik bagi pengungsi dengan helikopter. (rsp)

Related posts