BNPB Gandeng Praktisi dalam Rencana Intervensi Psikososial ke Maluku

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), melalui Direktorat Penanganan Pengungsi terus memberi dukungan psikososial sebagai bentuk pemulihan darurat di Provinsi Maluku dengan menggandeng praktisi psikologi Samantha Training and Consulting. Hal tersebut disampaikan dalam rapat yang dipimpin oleh Direktur Penanganan Pengungsi BNPB, Johny Sumbung di Jakarta, Jumat (29/11). Dalam paparannya, Johny menjelaskan mengenai tupoksi direktorat dan pengalaman kegiatan yang sudah pernah dilakukan sebelumnya di Maluku.

Adapun tujuan pelibatan praktisi psikologi dari para pakar yang hadir untuk bersama melakukan dukungan psikososial di Maluku, hal ini mengingat kejadian gempa masih terus terjadi hingga kini dan bagaimana upaya menguatkan masyarakat Maluku menghadapi goncangan tersebut.

Samantha Training and Consulting sebagai perwakilan praktisi psikologi menjelaskan pendekatan yang akan digunakan yaitu hypnotherapy untuk dukungan psikososial, sebuah intervensi psikologi dengan syarat membuka diri dan mengijinkan pikiran diri mendapat motivasi.

Dengan penerapan teknik EFT (Emotional freedom technique) diharapkan dapat memenuhi target feedback sebesar 70% bagi pengungsi maupun masyarakat yang terlibat kegiatan di lapangan kelak mendapatkan sesuatu yang dapat diingat.

Kegiatan dukungan psikososial tersebut direncanakan pada 4 Desember hingga 9 Desember 2019 di provinsi Maluku yaitu Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah dan Kabupaten Seram Bagian Barat.

Related posts