BNPB Apresiasi Gelar Kesiapsiagaan yang Libatkan Berbagai Pihak di Jatim

MALANG – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengapresiasi keterlibatan semua pihak yang terlibat dalam Gelar Kesiapsiagaan di Lapangan Rampal, Malang, Jawa Timur pada Selasa (30/4). Doni juga mengucapkan terima kasih atas patisipasi aktif mereka.

Gelar kesiapsiagaan tersebut masih dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) yang jatuh pada 26 April lalu. Doni menekankan bahwa HKB bukan kegiatan seremoni. “Akan tetapi mengedepankan aksi nyata, berupa pemeriksaan sarana dan prasarana keselamatan, seperti rambu dan jalur evakuasi, serta titik kumpul, ketersediaan alat pemadam api, manajemen keselamatan bangunan bertingkat,” tambah Doni di hadapan 3.500 peserta pada Selasa (30/4).

“Melatih evakuasi dengan tenang dan tidak panik merupakan keberhasilan dalam menghadapi bencana,” ujar Doni pada Gelar Kesiapsiagaan yang dihadiri juga Gubernur Jawa Timur.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa seluruh komitmen terus dikuatkan bersama-sama. “Kita makin kuatkan kapasitas dan integritas di antara relawan, dan perkuat desa-desa tangguh yang ada di Jawa Timur,” kata Khofifah.

Di samping itu, Khofifah juga mengingatkan untuk penguatan kampung-kampung siaga bencana dengan mengedepankan upaya mitigasi dan pengurangan risiko bencana. Berbicara upaya mitigasi sekaligus kesiapsiagaan, Gubernur meminta jajarannya untuk memiliki spesifikasi keterampilan yang sesuai dengan karakteristik bencana di wilayah Jawa Timur, seperti angin puting beliung, kebakaran hutan, mapun banjir.

Selain berbicara mengenai kesiapsiagaan, Khofifah mengingatkan kepada peserta untuk peduli alam dan lingkungan. Sesuai dengan arahan Kepala BNPB, Khofifah mengatakan, “Kita ingin mengajak seluruh warga bangsa, terutama warga Jawa Timur, bagaimana rasa cinta kita kepada alam salah satunya adalah kita wujudkan dengan tidak menggunakan plastik sekali pakai.

Waktu yang lalu kita juga mendengar ada jerapah yang meninggal di kebun binatang Surabaya yang setelah itu, dibedah, ditemukan juga banyak plastik di dalam perut.”

Saya ingin menyampaikan kepada kita semua, hari ini cinta kita kepada alam akan kita tunjukkan dengan komitmen kita untuk menghentikan menggunakan plastik sekali pakai.”

Gubernur mengajak para ibu di Jawa Timur untuk lebih bijak dalam penggunaan plastik, seperti saat berbelanja di pasar. Khofifah mengimbau untuk menghindari penggunaan plastik sekali pakai. Pada akhir arahan, Khofifah berpesan kepada seluruh peserta latihan untuk membangun tekad dan komitmen dalam kesiapsiagaan menghadapi ancaman bahaya di wilayahnya.

Gelar Kesiapsiagaan ini merupakan rangkaian HKB yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jawa Timur, seperti simulasi gempa bumi dan kebakaran, ikrar kesiapsiagaan dan gerakan pengurangan sampah plastik. Hadir pada gelar tersebut dari BPBD se-Jatim, Pemerintah Kabupaten Lumajang, Pemerintah Kota Batu, Pemerintah Kabupaten Malang, Pemerintah Kota Malang, Pemerintah Kabupaten Pacitan, TNI-Polri, dan sukarelawan.

Humas BNPB

Related posts